Detail Berita


Ini Sederet Smelter Yang Diproyeksikan Beroperasi Tahun Ini


"pabrik smelter"
Sumber gambar: iNews.com


Tanggal terbit: 28-01-2020

duniatambang.co.id - Pemerintah memang sedang menggalakkan hilirisasi pada industri tambang salah satunya pada komoditas mineral dengan melakukan pengembangan sejumlah proyek smelter. Pemerintah bahkan mematok target yang tidak main-main yaitu 52 smelter diproyeksikan akan beroperasi pada 2022 mendatang. Dengan rincian Smelter nikel masih akan mendominasi yaitu sebanyak 29 smelter. Sisanya yaitu 9 smelter bauksit, 4 smelter besi, 4 smelter tembaga, 2 smelter mangan, dan 4 smelter seng & timbal.

Pemerintah melalui Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM Yunus Saefulhak pada tahun ini memproyeksikan terdapat 5 smelter yang dapat dioperasikan secara komersil. 5 proyek smelter tersebut terdiri dari 2 proyek smelter nikel, 1 smelter timbal, 1 smelter mangan, dan satu lagi smelter nikel yang baru rampung 1 line dari target 2 line.

Sederet proyek smelter tersebut antara lain smelter nikel milik PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk yang berlokasi di Halmahera Timur, Maluku Utara dengan kapasitas input 1,21 juta ton dan kapasitas produksi 64,65 ribu ton nikel dalam feronikel (TNi) per tahun. Per Desember tahun lalu perkembangan proyek ini telah mencapai 97,75% dengan total investasi ditaksir mencapai Rp 3,5 triliun.

Proyek smelter selanjutnya yaitu smelter Nikel Pig Iron (NPI) milik PT. Arthabumi Sentra Industri di Morowali, Sulawesi Tengah dengan kapasitas input 720 ribu ton dan kapasitas produksi Nikel Pig Iron (NPI) sebesar 72,96 ribu ton per tahun. Ketiga, Proyek smelter timbal milik PT Kapuas Prima Coal di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah dengan kapasitas input 36 ribu ton dan produksi sebesar 22,92 ribu ton per tahun juga diproyeksikan dapat beroperasi tahun ini.

Lalu, proyek smelter mangan milik PT Putra Indonesia Jaya di Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan kapasitas input 103,16 ribu ton. Proyek mangan ini berkapasitas produksi 40,37 ribu ton per tahun. Terakhir, proyek smelter nikel PT Elit Kharisma Utama di Cikande, Banten dengan kapasitas total dari 2 line sebanyak 1,2 juta ton dan total kapasitas produksi dari 2 line sebanyak 97,45 ribu ton per tahun. Pemerintah berharap kedepannya pengembangan proyek smelter dapat berjalan dengan lancar dan memenuhi target yang diharapkan.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !