Detail Berita


Dunia Geger Karena Virus Corona, Harga Emas Terpacu Naik?


"gold ingot"
Sumber gambar: tempo.co


Tanggal terbit: 28-01-2020

duniatambang.co.id - Beberapa pekan ini dunia digegerkan dengan mewabahnya virus corona (2019-nCoV) yang pertama kali dideteksi di pusat Kota Wuhan, China. Virus ini menyebar cukup cepat ke beberapa negara lainnya yang hingga saat ini sudah tercatat lebih dari 10 negara seperti Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Macau, Thailand, Taiwan, Vietnam, Nepal, Perancis, Australia, Canada hingga Amerika Serikat. Negara-negara tersebut sudah mengkonfirmasi adanya beberapa kasus yang sedang ditangani terkait virus corona. Bahkan tidak sedikit kasus virus corona ini menelan korban jiwa.

Kendati demikian, saat ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mendeklarasikan kondisi saat ini sebagai situasi darurat global. Namun, ke depannya jika kondisi kian memburuk bukan tidak mungkin WHO akan menetapkan kondisi ini menjadi situasi darurat global.

Melihat kasus virus corona ini kian memburuk, investor cukup panik dan munculnya kekhawatiran pelaku pasar akan adanya perlambatan ekonomi terutama ekonomi China akibat wabah virus corona. Bahkan terjadi aksi jual besar-besaran di pasar saham membuat pelaku pasar kembali melirik asset safe havens yaitu emas. Pamor kilau emas berpotensi kembali Berjaya.

Pada awal pekan ini Senin (27/1), melansir data Refinitiv harga emas mencapai level tertinggi sejak tiga pekan terakhir yaitu naik 0,68% menyentuh level US$ 1.581,11/troy ons. Jika melihat dari data Bloomberg, harga emas di bursa Comex Senin (27/1) pukul 08.46 WIB untuk kontrak April 2020 tercatat menguat 0,56% berada di level US$1.587 per troy ounce.

Sejauh ini, kasus virus corona masih menimbulkan kekhawatiran bagi pelaku pasar jika melihat penyebaran virus yang masih belum dapat terbendung bahkan berpotensi untuk kembali meluas. Melihat kondisi tersebut, Belum dapat diketahui sejauh mana emas akan meroket. Akankah dapat kembali mencatatkan rekor tertinggi?

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !