Detail Berita


ESDM Siapkan Beleid Pengelolaan Data Terpadu Guna Tarik Investor


"Ilustrasi Gedung Kementerian Energi Sumber Daya Mineral"
Sumber gambar: metro.sindonews.com


Tanggal terbit: 27-01-2020

duniatambang.co.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di bawah pimpinan Arifin Tasrif tengah memutar otak untuk dapat menumbuhkan iklim investasi di sektor energi dan pertambangan. Langkah terbaru yang diambil ESDM untuk menarik investor adalah dengan menerbitkan beleid terkait pengelolaan data atau National Data Repository (NDR) sektor energi dan mineral dengan sistem terpadu dan terintegrasi.

Pengelolaan data tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 6 K/03/MEM/2020 tentang Pengelolaan National Data Repository Sektor ESDM dan Pelaksanaan Tugas Walidata pada Kementerian ESDM. Nantinya dengan adanya sistem pengelolaan data terpadu ini diharapkan dapat memudahkan investor untuk melihat potensi apa saja yang ada di sektor ESDM. Hasil akhir yang diharapkan adalah terciptanya iklim investasi di sektor energi dan mineral di Indonesia.

ESDM menunjuk Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) ESDM sebagai walidata dan pengelola NDR seluruh sektor ESDM. Nantinya, rangkaian tugas yang akan dijalankan Pusdatin ESDM meliputi menyusun tata kelola NDR sektor ESDM, mengkoordinasikan pelaksanaan pengelolaan NDR sektor ESDM dan melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan satu data.

Setelah rangkaian tugas itu selesai, Pusdatin akan menyebarluaskan data, metadata, kode referensi dan data induk di Portal Satu Data Indonesia, serta membantu Pembina Data dalam membina Produsen Data. Dalam pelaksanaan tugasnya Walidata dan Pengelola NDR ESDM akan berkoordinasi dengan Pengelola Data, kementerian atau lembaga terkait dan badan usaha atau bentuk usaha tetap sektor ESDM.

Produsen data yang dimaksud dalam sistem pengelolaan data terpadu ini terdiri dari unit organisasi di lingkungan Kementerian ESDM, BPH Migas, SKK Migas dan Badan Pengelola Migas Aceh sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Data yang diberikan oleh produsen data harus memenuhi standar yang sudah ditentukan oleh ESDM yaitu prinsip Satu Data Indonesia dan memenuhi quantity assurance. 

Hal ini dimaksudkan agar data yang ada dalam sistem NDR ini valid, transparan, sehingga tercipta akuntabilitas informasi. Oleh sebab itu semua data yang ada di NDR harus sudah dinyatakan lolos tahap quantity assurance. Data yang belum melalui tahapan quantity assurance tidak dapat dikelola dalam NDR sektor ESDM.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !