Detail Berita


Ekspor Nikel Meningkat 50 Persen Tahun lalu


"Penambangan Bijih Nikel"
Sumber gambar: nikel.id


Tanggal terbit: 24-01-2020

duniatambang.co.id - Pemerintah memang sudah ketok palu per 1 Januari 2020 lalu ekspor nikel resmi distop. Jika sedikit melihat ke belakang sebelum keran ekspor nikel ditutup, ekspor nikel pada 2019 melonjak tajam.  Sepanjang 2019 ekspor bijih nikel tercatat 30 juta ton yang artinya secara persentase meningkat 50% dibandingkan dengan tahun 2018 lalu yang hanya 20 juta ton.

Selain ekspor yang meningkat, produksi bijih nikel pun melonjak tajam. Sepanjang 2019, produksi bijih nikel secara persentase meningkat 138,3%  atau sebesar 52,76 juta ton sedangkan pada tahun sebelumnya yaitu tahun 2018 produksi bijih nikel hanya 22,14 juta ton. Selain bijih nikel, Pada 2019 tercatat produksi nickel matte sebesar 65,01 ribu ton secara persentase turun 13,31% (yoy), produksi feronikel sebesar1,1 juta ton (TNi) atau naik hampir dua kali lipat dibandingkan tahun 2018. Untuk produksi Nickel Pig Iron (NPI) pada 2019 secara persentase naik 114,37% atau sebesar 692,42 ribu ton.

Ketika keran ekspor nikel ditutup, terdapat kekhawatiran akan terjadi oversupply terutama pada bijih nikel yang berkadar rendah dan tidak terserap oleh smelter. Bahkan pada tahun 2020 ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meramalkan akan terjadi penurunan produksi pada bijih nikel pasca lonjakan yang terjadi tahun lalu.

Selain itu, penambang nikel juga memikul beban yang cukup berat setelah tarif royalti untuk bijih nikel juga turut naik dengan alasan memacu adanya hilirisasi. Tidak hanya itu, seperti yang diberitakan sebelumnya muncul pula polemik baru terkait dengan harga beli nikel antara pihak smelter dan penambang.

Merespon hal tersebut, ESDM sedang menggodok perhitungan harga pokok produksi (HPP) sebagai dasar penentuan harga domestik bagi nikel sehingga tidak merugikan penambang maupun pengusaha smelter. ESDM juga gencar melakukan pengawalan terhadap sejumlah proyek smelter salah satunya yaitu smelter nikel. Belum dapat diketahui bagaimana ujung dari polemik ekspor nikel RI bagi Indonesia sendiri ataupun bahkan bagi dunia.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !