Detail Berita


Proyek PLTA Maung Gandeng Emiten Korea


"pembangkit listrik tenaga air"
Sumber gambar: republika.co.id


Tanggal terbit: 21-01-2020

duniatambang.co.id - Pengembangan PLTA Maung, Banjarnegara, Jawa Tengah akan mulai digarap. Proyek PLTA Maung ini akan digarap melalui Joint Venture Company (JVC). Pada Jumat (17/1), sudah berlangsung kesepakatan kerjasama atau MoU antara tiga emiten yaitu PT Indonesia Power, PT Nindya Karya (Persero), Korea Southern Power (Kospo).

Penandatangan MoU tersebut dilakukan di kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta. Penandatangan ini dilakukan oleh perwakilan dari tiga emiten yang tergabung dalam Joint Venture Company (JVC) tersebut yaitu Plt Dirut IP M Ahsin Sidqi, Plt Dirut Nindya Karya Haedar A Karim, dan Vice President Overseas Business Office Kospo Byung Hee Min.

Besaran nilai investasi untuk penggarapan PLTA Maung digadang-gadang sebesar US$650 juta sekitar lebih dari Rp10 T. PLTA Maung ini nantinya akan memiliki kapasitas energi sebesar 230 Megawatt (MW). Proyek ini diharapkan dapat rampung maksimal 4 tahun kedepan.

Dalam waktu dekat, proyek ini akan menyelesaikan review Feasibilty Study yang sudah dibuat sebelumnya. Untuk tahap konstruksi diproyeksikan dapat rampung dalam 2 tahun. Pemerintah memang menunjukkan komitmennya dalam membantu pengembangan EBT.

Bahkan Kepala BKPM menegaskan bahwa pihaknya akan membantu jika ada kendala terkait perizinan atau hambatan lainnya yang mungkin terjadi dalam proses penggarapan proyek ini. Proyek PLTA Maung ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan cita-cita 23% bauran energi 2025 mendatang.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !