Detail Berita


Damai Dagang AS-China, Batubara Kok Turun


"Ilustrasi damai dagang AS-China"
Sumber gambar: economy.okezone.com


Tanggal terbit: 17-01-2020

duniatambang.co.id – Perang dagang AS-China yang bergulat selama kurang lebih 18 bulan ini telah berakhir pada perjanjian damai fase 1. Perjanjian ini disepakati AS dan China ini dilaksanakan di  Gedung Putih, Washington, pada Rabu (15/01/2020).

AS dan China mengambil langkah penting untuk memulai hubungan baru. Dua pihak mantan yang bersiteru tersebut memastikan akan memulai kembali perdagangan yang adil dan saling menguntungkan. Sebelumnya, Kedua negara ini saling perang tarif pada impor masing-masing.

Sayangnya, di saat AS-China meredam, harga batubara malah merosot pada pedagangan kemarin (16/01/2020). Harga batubara kontrak ICE Newcastle turun 2,11% ke level US$ 71,85/ton. Kesepakatan dagang AS-China sempat membuat harga batubara menanjak, namun tidak bertahan lama.

Baca juga: AS-China Rujuk, Batubara Ikut Tedongkrak

Perang dagang AS-China telah membuat laju roda ekonomi global melambat. Dengan resminya damai dagang AS-China yang diteken kemarin membawa harapan baru bahwa aktivitas manufaktur akan kembali pulih. Namun, poin kesepakatan sepertinya belum membawa kabar baik bagi negara-negara yang memproduksi batubara.

Produk energi China akan membeli batubara dari AS. Hal ini tentu tidak realistis. Karena menurut kajian Fitch, impor batubara dari AS tidak ekonomis karena biaya pengiriman yang mahal. Jika dibandingkan dengan harga batubara di Kawasan Asia, harga batubara Amerika justru lebih mahal.

Hal ini akan mengganggu pasar batubara terutama Australia, Mongolia, Indonesia, dan Rusia yang masih berkontrak dengan China.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor    : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !