Detail Berita


Menelisik Nilai Kalori Batubara Berbagai Emiten Ternama di Indonesia


"Adaro Coal"
Sumber gambar: adaro.com


Tanggal terbit: 14-01-2020

duniatambang.co.id - Batubara dengan kalori yang tinggi secara alamiah memang memiliki nilai jual yang tinggi dibandingkan dengan batubara kalori rendah. Masing-masing kandungan kalori batubara memiliki pangsa pasar tersendiri. Batubara yang digunakan untuk PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap), akan memiliki karakteristik yang berbeda dengan kebutuhan industri yang lain (industri baja dan besi). Kadar kalori yang diproduksi oleh emiten-emiten di Indonesia memiliki nilai kalori yang berbeda-beda.

PT ABM Investama (ABMM) fokus memproduksi kalori dengan kadar 4200 Kkal/Kg. Apabila belum menemukan cadangan batubara baru, ABMM akan konsisten memproduksi Batubara dengan kadar yang konstan.

Sementara PT Bukit Asam memiliki kandungan batubara yang memiliki kandungan kalori rendah 4800 Kkal/Kg, sedangkan kadar produksi kalori tinggi sebesar 6100 Kkal/Kg.

PT Bumi Resources yang memiliki beberapa anak perusahaan tambang batubara memiliki varian kalori. Nilai kalori KPC (Kaltim Prima Coal), anak perusahaan BUMI yang berlokasi di Kaltim berada di kisaran 4700 – 6700 Kkal/Kg. Sedangkan anak perusahaan BUMI di Kalsel (PT Arutmin Indonesia) memiliki kandungan batubara dengan nilai kalori 4200 – 6300 Kkal/Kg.

PT Adaro Indonesia, memiliki kandungan nilai batubara rendah hingga menengah. Batubara produksi Adaro memiliki varian nilai kalori dari rendah hingga menengah, kisaran 4000 – 5000 Kkal/Kg. Adaro selain memproduksi batubara thermal coal, juga memiliki varian batubara coking coal. Sebagai informasi, thermal coal biasa digunakan untuk bahan bakar untuk menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik. Sedangkan batubara coking coal digunakan untuk industri peleburan baja dan besi.

PT United Tractors (UNTR), sebagai perusahaan mining contractor dan sekaligus memiliki lahan tambang sendiri memiliki kandungan batubara yang relatif cukup tinggi. Dari tambang Asmin, UNTR memiliki indek kadar kalori batubara di angka 6322 Kkal/Kg. Sedangkan dari tambang Suprabari Mapanindo Mineral (SMM), kandungan kalorinya mendekati 7000 Kkal/Kg. Kadar kalori yang ada di tambang SMM memiliki kadar thermal coal dan soft coking coal.

Berbagai varian nilai kalori yang diproduksi oleh emiten batubara, akan memiliki pasar tersendiri sesuai dengan kebutuhan para pengguna. Begitupun dengan jenis batubara yang diproduksi emiten, thermal coal atau coking coal akan tetap diserap oleh pasar sesuai dengan kebutuhan masing-masing industri.

 

Penulis : Suwanjaya

Editor    : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !