Detail Berita


ESDM Kontrol Produksi Batubara, Tiga Emiten Ini Sambut Positif


"Ilustrasi tongkang batubara"
Sumber gambar: ptba.co.id


Tanggal terbit: 13-01-2020

duniatambang.co.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah resmi menetapkan target produksi batubara nasional tahun 2020 sebesar 550 juta ton. Selain menetapkan target produksi batubara nasional, ESDM juga akan mengontrol produksi batubara agar tidak melebihi target yang dipatok pada tahun ini dengan alasan agar tidak terjadi oversupply yang dapat menyebabkan pelemahan harga batubara di pasaran.

Baca juga: ESDM Akan Kontrol Produksi Batubara Tahun 2020

Kabar tersebut memang sudah sampai di telinga para pengusaha batubara. Menanggapi hal tersebut ketiga emiten pemain industri batubara yaitu PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyambut baik rencana pemerintah tersebut.

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) seperti yang diberitakan sebelumnya pada tahun ini membidik produksi sebesar 30 juta ton batubara. PTBA cenderung melihat prospek batubara kedepan cukup baik. PTBA pun tidak menapik jika kedepannya kemungkinan revisi target produksi dapat terjadi dengan tetap mempertimbangkan kondisi pasar, kebutuhan dan regulasi yang sudah ada.

PT Indika Energy Tbk (INDY) juga salah satu emiten yang menyambut baik kebijakan pemerintah untuk melakukan kontrol produksi batubara. Namun, INDY berharap dalam pelaksanaan kebijakannya, pemerintah masih membuka opsi untuk revisi target produksi jika batubara kembali bergairah. Kendati demikian, saat ini INDY belum dapat memastikan berapa target produksi batubara miliknya pada tahun 2020.

Tidak jauh berbeda dengan kedua emiten tersebut, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pun menyambut baik kebijakan ESDM tersebut. Pada prinsipnya, Ketiga emiten tersebut sepakat dengan kebijakan ini dengan alasan bahwa kebijakan ini berpotensi dapat berdampak positif bagi harga batubara.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !