Detail Berita


Menghitung Hari, Indonesia Persiapkan Diri Hadapi Uni Eropa Di WTO


"Penambangan Bijih Nikel"
Sumber gambar: cerindocorp.com


Tanggal terbit: 08-01-2020

duniatambang.co.id - Polemik larangan ekspor nikel memang sempat menghebohkan dunia. Bahkan Uni Eropa panik, kebijakan Indonesia tersebut dapat membuat pasokan nikel dunia menjadi kritis. Oleh sebab itu, Uni Eropa laporkan Indonesia ke World Trade Organization (WTO).

Setelah laporan tersebut dilayangkan, Indonesia tetap pada pendiriannya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Jokowi Widodo bahkan akan mengutus pengacara terbaik untuk mengusut kasus ini sehingga Indonesia dapat memenangkan gugatan di WTO.

Indonesia dan Uni Eropa dijadwalkan akan melakukan konsultasi di Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) yang berlokasi di Jenewa Swiss pada 30 Januari 2020 mendatang. Kini, Indonesia tengah gencar mempersiapkan diri untuk dapat pasang badan saat konsultasi itu berlangsung.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan bahwa Indonesia saat ini sedang melakukan koordinasi lintas kementrian untuk menggali semua bahan dan informasi terkait kebijakan pelarangan ekspor nikel yang mungkin nantinya akan menjadi pertanyaan saat konsultasi berlangsung.

Indonesia sendiri tidak gentar menghadapi tuntutan tersebut. Seperti yang dikatakan oleh Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, kebijakan larangan ekspor nikel ini tidak bertentangan dengan prinsip perdagangan internasional sehingga sebenarnya Indonesia mempunyai hak untuk mengambil kebijakan tersebut.

Hubungan Indonesia dan Uni Eropa pun masih dalam keadaan baik dan tidak mengalami kenaikan tensi hubungan. Untuk itu, Jerry berharap konsultasi Indonesia dan Uni Eropa di WTO dapat berjalan lancar dan polemik keduanya dapat selesai dengan baik. Pemerintah sendiri menegaskan bahwa Indonesia tidak akan gentar hadapi tuntutan ini.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !