Detail Berita


Kacau Ancaman Perang Dunia III AS-Iran, Saham Batubara Melesat


"Ilustrasi Serangan Militer"
Sumber gambar: boombastis.com


Tanggal terbit: 06-01-2020

duniatambang.co.id – Setelah memanasnya perang dagang AS-China, kini AS kembali bersiteru dengan Iran. AS baru saja melakukan serangan drone militer di Baghdad yang menewaskan jenderal Iran paling berpengaruh, Qasem Soleimani, Jumat (03/01).

Di tengah carut-marutnya perang AS-Iran, saham-saham emiten tambang batubara malah melesat di sesi perdagangan Senin (06/01/2020). Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru melemah 0,55 persen ke level 6.290 pada pukul 10.37 WIB.

Baca juga: Iran Tidak Lagi Mematuhi Perjanjian Nuklir 2015

Ancaman potensi pecahnya Perang Dunia III akibat tewasnya Jenderal Iran membuat saham komoditas batubara memuncak. Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menguat 2,73% ke level Rp 1.505 per saham.

Selain ADRO, PT Indika Energy Tbk (INDY) juga menguat 1,22% ke level Rp 1.240 per saham. Emiten tambang pelat merah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga mengalami penguatan sebesar 0,37% ke level Rp 2.680 per saham.

Saham emiten batubara ternama lainnya yang juga menguat adalah PT Indo Tambangraya Megah (ITMG). Penguatan sebesar 0,64% ke level Rp 11.800 per saham.

Menurut, Hendra Sinadia Direktur Eksekutif Asosiasi Penambangan Batubara Indonesia (APBI), pelemahan ekonomi global akan berpengaruh terhadap pengurangan demand batubara.

Di sisi lain, tingkat produksi batubara Indonesia dari 2008 hingga 2019 cenderung meningkat. Sementara China sebagai negara importir batubara terbesar dari Indonesia mulai mengurangi impor batubara. Hal yang sama mulai dilakukan oleh India. Begitu juga dengan negara-negara di Eropa mulai membatasi penggunaan batubara.

Hal demikian membuat kekhawatiran dengan banyaknya produksi batubara di dalam negeri dan melemahnya demand batubara membuat pasokan batubara akan oversupply.

Hendra menambahkan, harga batubara di tahun 2020 akan berkisar pada angka US$ 70 per ton. Namun, secara rerata tahunan diperkirakan tidak akan melebihi dari rerata tahunan 2019.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor    : Wasis

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !