Detail Berita


Samindo Resources (MYOH) Lakukan Efisiensi dan Mulai Membidik Klien Baru


"Pengangkutan batubara menggunakan dump truck"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 04-01-2020

duniatambang.co.id - Samindo Resources Tbk (MYOH) ikut terdampak penurunan harga batubara sepanjang tahun 2019. Harga batubara yang berada dibawah US$ 70 per tom, ikut memberi dampak terhadap perusahaan kontraktor batubara.

Meskipun perusahaan kontraktor batubara tidak secara langsung terdampak dari penurunan harga, namun pemilik konsesi sebagai klien perusahaan kontraktor akan mengurangi angka produksi yang berdampak pada produktivitas perusahaan kontraktor batubara. Samindo pun menerapkan beberapa strategi untuk menghadapi kondisi pasar batubara yang diprediksi masih lesu.

Samindo Resources berhasil mencatatkan kenaikan produksi batubara hingga 8,62% dibanding tahun lalu untuk periode yang sama. Angka kupasan volume overburden removal Samindo Resources mencapai 49,9 juta bcm hingga November 2019. Meskipun angka ini naik dibanding tahun lalu, namun masih belum mencapai angka target produksi yang dipatok 58,1 juta bcm.

Kuartal pertama dan kedua tahun 2019, Samindo Resources mengalami penurunan angka produksi. Hal ini disebabkan karena curah hujan dalam dua kuartal pertama tahun 2019 tersebut tinggi. Tingginya angka curah hujan akan menyebabkan operasional kendaraan berat di tambang khususnya dihentikan.

Peta industri batubara, dan juga industri pendukungnya diprediksi masih belum menunjukkan tren positif. Selain Harga batubara yang masih di rentang US$ 70 per ton, permintaan terhadap komoditas batubara dari China belum menunjukkan tren positif. Kondisi perang dagang ikut berdampak terhadap pertumbuhan perekonomian China.

Untuk menghadapi situasi pasar batubara yang masih lesu, Samindo Resources akan mengoptimalkan produktivitas alat-alat berat yang sudah ada dibanding membeli peralatan baru. Tahun lalu Samindo Resources membeli 10 unit alat berat, dengan anggaran US$ 14,5 juta.

Selain melakukan efisiensi dengan menahan pembelian alat baru, Samindo Resources juga mulai menjajaki klien tambang batubara baru. Perusahaan dikabarkan sudah ditawari 3-4 perusahaan untuk menggarap tambang barubara. Namun saat ini Samindo Resources masih selektif dalam memilih tambang yang akan digarap. Kualitas batubara, serta lokasi tambang masih menjadi perhitungan, karena hal ini akan berdampak terhadap kinerja kedepan perusahaan.

Samindo Resources Tbk tetap optimis menghadapi tantangan yang dihadapi industri batubara, emiten berkode MYOH ini tetap optimis menghadapi pasar batubara yang masih lesu.

 

Penulis : Suwanjaya

Editor    : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !