Detail Berita


Tantangan Operasional Tambang Batubara di Musim Penghujan


"High angle view of an excavator at the bottom of a construction excavation site after the rain"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 02-01-2020

duniatambang.co.id - Semester pertama di tahun 2020 akan menjadi tantangan operasi tambang. Menurut catatan dari BMKG, bulan Januari hingga Maret 2020 diprediksi akan terjadi puncak musim penghujan. Sebagian besar jalan di lokasi tambang memang akan licin, hal ini akan membuat truck-truck dan kendaraan berat tidak bisa beroperasi.

Salah satu kelemahan truck adalah ketika jalan kondisi licin, jika dipaksakan beroperasi, maka risiko unit kendaraan tergelincir semakin besar. Untuk menghindari risiko ini, jalan yang diambil adalah operasi akan dihentikan sementara. Begitu hujan selesai, unit support (seperti unit grader untuk maintenance road) akan melakukan maintenance jalan agar siap untuk dilewati truck. Namun kondisi dinamika dilapangan memang kadang sulit ditebak, hujan sewaktu-waktu memang dapat kembali turun. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dari sisi teknik operasional di tambang.

Berbeda dengan truck-truck berat yang digunakan untuk mengangkut material waste (over burden) di tambang, truck-truck ringan yang mengangkut material batubara biasanya masih dapat beroperasi meskipun kondisi hujan. Di beberapa operasi tambang batubara, jalan untuk angkutan batubara biasanya sudah di aspal, sehingga cuaca tidak menjadi kendala operasional.

Drainase menjadi kunci utama dalam pengelolaan curah hujan yang tinggi. Apabila aliran air curah hujan tidak diperhitungkan dengan baik, maka cebakan-cebakan air hujan akan mengumpul dan menyulitkan operasi. Aliran air ketika curah hujan tinggi, biasanya diarahkan ke sump (titik terendah tambang).

Dari sump, air akan dipompa keluar tambang ke kolam atau pond. Kolam-kolam pengelolaan air tambang, merupakan kolam yang didesain untuk melakukan treatment air tambang sebelum dilepas ke alam.

Beberapa istilah yang digunakan untuk kolam/pond misalnya settling pond, slurry pond atau polishing pond. Treatment yang dilakukan di kolam untuk air tambang adalah untuk mejaga tingkat keasaman air, menjaga tingkat kekeruhan dan parameter lain agar sesuai dengan baku mutu lingkungan sebelum masuk ke aliran sungai. Kesiapan unit pompa air sangat penting ketika curah hujan tinggi dan air di sump meningkat.

Dari sisi teknis operasional, kondisi hujan memang menjadi tantangan untuk operasi produksi perusahaan. Sebagian perusahaan memang sudah membuat jalan all weather road, namun untuk hal ini perlu melapisi jalan dengan material yang tertentu yang membutuhkan biaya tinggi. Untuk strategi dari sisi pengelolaan alat, perusahaan bisa mengoptimalkan maintenance armada unit ketika hujan, sehingga ketika kondisi cuaca sudah kering, alat-alat berat sudah siap untuk beroperasi.

 

Penulis : Suwanjaya

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !