Detail Berita


Kilau Emas Masih Stagnan Jelang Tutup Tahun


"gold"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 31-12-2019

duniatambang.co.id - Emas memang salah satu komoditas yang menjadi sorotan sepanjang tahun 2019 ini. Bagaimana tidak berbagai polemik yang terjadi di dunia membuat emas cukup digandrungi sebagai asset safe havens. Namun, pergerakan emas dalam beberapa pekan terakhir menjelang tutup tahun 2019 cenderung stagnan meski banyak hal-hal yang diproyeksikan dapat menjadi katalis untuk menaikkan harga emas.

Baca juga: Setelah Banyak Gejolak, Apa Kabar Kilau Emas?

Menjelang tutup tahun 2019, harga emas masih flat dengan pergerakan turun naik yang sangat tipis. Di Indonesia sendiri terdapat emiten pelat merah yang bergerak dalam bisnis komoditas emas seperti PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. Harga emas ANTAM pada perdagangan Senin (30/12) stagnan di level Rp762 ribu per gram. Untuk harga pembelian kembali atau buyback berada di level Rp678 ribu per gram.

Harga emas di perdagangan internasional pun mengalami pergerakan yang tipis. Harga emas di berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange (COMEX) turun 0,01% atau berada di level US$1.518,9 per troy ons.

Sebaliknya pada pagi hari, harga emas di perdagangan spot tercatat menguat 0,26% atau berada di level US$1.514,46 per troy ons. Hingga tutup tahun yang hanya hitungan jam, harga emas diproyeksikan hanya mengalami pergerakan tipis, belum dapat menunjukkan pergerakan yang jauh meroket.

Meskipun harga emas diprediksi stagnan jelang tutup tahun, sepanjang 2019 ini emas merupakan salah satu logam yang Berjaya, bahkan mengalami kenaikan tahunan terbesar terhitung sejak 2010. Menurut data FactSet, harga emas telah naik 17,3% sepanjang tahun ini. Akankah emas masih menunjukkan kejayaan kilaunya pada tahun 2020 mendatang?

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !