Detail Berita


Jelang Penutupan Keran Ekspor, Pengusaha Nikel Bersiap-Siap


"Smelter"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 27-12-2019

duniatambang.co.id - Kurang dari sepekan Indonesia akan resmi menutup keran ekspor nikel. Sejumlah pengusaha nikel bersiap menghadapi kebijakan tersebut. Pengusaha nikel seperti PT Ifishdeco Tbk (IFSH) mengklaim bahwa pada 2020 mendatang kinerja perseroan cenderung akan stabil meskipun larangan ekspor diberlakukan.

PT Ifishdeco Tbk (IFSH) pada tahun depan akan fokus menggarap proyek smelter sebagai bentuk komitmen melaksanakan himbauan dari pemerintah terkait hilirisasi. Melalui anak usahanya yaitu PT Bintang Smelter Indonesia, IFSH memiliki smelter nickel pig iron (NPI) dan feronikel.

Smelter yang akan mengelola NPI diproyeksikan akan dapat beroperasi pada 2020 mendatang. Smelter NPI milik IFSH menggunakan teknologi blast furnace. Sedangkan smelter feronikel yang menggunakan teknologi rotary kin electric furnace (RKEF) diproyeksikan dapat beroperasi pada 2021 mendatang. IFSH juga berencana untuk mengakuisisi area Izin Usaha Pertambangan (IUP) nikel untuk menambah cadangan nikel bagi perusahaan.

Baca juga: Masa Depan Proyek Smelter di Tanah Air

Tidak jauh berbeda dengan IFSH, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) juga sedang bersiap menghadapi kebijakan pelarangan ekspor yang akan jatuh pada 1 Januari 2020 mendatang. DKFT memproyeksikan pada tahun depan kemungkinan penjualan akan menurun ditengah larangan ekspor. Belum dapat diketahui berapa target penjualan nikel DKFT pada 2020 mendatang.

DKFT mengaku bahwa nikel yang mereka produksi akan diserap oleh internal smelter milik perusahaan. Sebagai informasi, DKFT memiliki smelter feronikel di Morowali Utara, Sulawesi Tengah yang memiliki kapasitas sebesar 100.000 ton feronikel per tahun. Selain itu, DKFT juga tengah menggarap smelter feronikel tahap II yang juga berlokasi di Morowali Utara.

Sejumlah pengusaha nikel memang sedang fokus menggarap proyek smelter unutk kebutuhan hilirisasi komoditas tambang mineral. Sejumlah pengusaha juga sedang memikirkan strategi bisnis untuk menyokong kinerja perusahaan ditengah larangan ekspor nikel. Sudah siapkah Indonesia menyongsong kebijakan pelarangan ekspor yang hanya tinggal hitungan hari?

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !