Detail Berita


Siap Memaksimalkan Hilirisasi, MIND ID Siapkan Belanja Modal Rp. 20 Triliun di tahun 2020


"Ilustri Dalam Peresmian Logo Baru MIND ID yang dilakukan oleh ANTM"
Sumber gambar: nasionalinfo.com


Tanggal terbit: 25-12-2019

Jakarta, Duniatambang.co.id – Perusahaan pelat merah MIND ID yang merupakan holding pertambangan di Indonesia, saat ini sedang mempersiapkan anggaran yang akan digelontorkan di tahun 2020. Salah satu tugas besar yang perlu dicapai dalam waktu dekat adalah mengakuisisi 20% saham PT. Vale Indonesia Tbk yang ditaksir memerlukan biaya hingga USD 500 juta atau setara Rp 7 triliun.

Baca Juga: MIND ID Akan Miliki Member Baru, Siap Merogoh USD 500 jt Untuk Akuisisi 20% Saham Vale Indonesia

MIND ID berencana untuk bisa menyelesaikan akuisisi VALE paling lambat pada pertengahan tahun 2020. Selain menyelesaikan proses akuisisi, beberapa fokus yang akan dilakukan oleh perusahaan pelat merah tersebut adalah pekerjaan proyek-proyek hilirisasi yang dilakukan oleh beberapa anggotanya. Diantaranya seperti yang dilakukan oleh PT. Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang saat ini dipimpin oleh Dana Amin dalam penyelesaian proyek smelter.

Baca Juga: Erick Tohir Tunjuk Dana Amin Gantikan Arie Prabowo Sebagai Dirut Antam 

ANTM menargetkan akan menyelesaikan pembangunan pabrik feronikel di Halmahera Timur dengan kapasitas produksi yang bisa mencapai 13,500 ton nikel dan feronikel, dimana ditargetkan akan masuk fase commissioning di tahun 2020. Pekerjaan besar lain yang sedang dilakukan oleh ANTM adalah penyelesaian smelter grade alumina refinery (SGAR) di Kalimantan Barat, dimana pekerjaan tersebut merupakan hasil kolaborasi ANTM dengan INALUM.

Anggota lain yang sedang melakukan tugas besarnya adalah PT. Freeport Indonesia, hingga kini PTFI sedang melakukan penyelesaian pembangunan smelter tembaga di Gresik, Jawa Timur. Jika pembangunannya rampung, smelter tersebut ditargetkan bisa menghasilkan hingga 2 juta ton konsentrat tembaga tiap tahunnya.

Sementara itu, anggota lainnya yang berfokus dalam komoditi batubara yaitu PT. Bukit Asam Tbk sedang melangsungkan proses gasifikasi di Tanjung Enim, Muara Enim. Hingga kini, pekerjaan tersebut telah memasuki fase konsep desain atau front end engineering design (FEED), dan dilanjutkan dengan tahap engineering procurement construction (EPC), dan akhirnya akan berlangsung proses konstruksi pabrik.

Informasi yang diperoleh dari Rendy A. Witoelar, Corporate Secretary MIND ID, semua proyek tersebut diestimasi akan membutuhkan belanja modal yang fantastis, dana tersebut ditaksir mencapai Rp. 20 triliun. Dana yang dikumpulkan bersumber dari kas yang dimiliki oleh grup dari MIND ID dan bantuan dana eksternal. Rendy menambahkan, dana eksternal yang akan dihimpun belum bisa disampaikan secara rinci apakah berasal dari surat utang, pinjaman bank, atau sebagainya,

Penulis: Hazred Umar Fathan
Editor : Wasis Sriyadi
Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !