Detail Berita


Adaro Tahun Depan Masih Fokus Produksi Batubara Kalori sedang


"Ilustrasi Gedung Adaro Energy di Kuningan"
Sumber gambar: Qerja.com


Tanggal terbit: 25-12-2019

duniatambang.co.id - Sampai dengan kuartal ketiga 2019, Adaro berhasil memproduksi 44,13 juta ton batubara. Hingga akhir tahun nanti, Adaro memprediksi dapat meraih produksi Batubara sebesar 54-56 juta ton batubara. Adaro masih fokus untuk memproduksi batubara termal kualitas sedang, dengan kadar 4000-5000 kcal/kg. Fokus perseroan saat ini adalah menjaga operasi tambang yang sudah ada, belum berencana untuk akuisisi tambang baru.

Dengan kualitas batubara sedang produksi Adaro, kadar tersebut memang cocok untuk suply ke perusahaan pembangkit listrik, yang juga dimiliki oleh Adaro. Dua perusahaan penghasil setrum milik Adaro adalah PT. Tanjung Power Indonesia di Kalimantan Selatan dengan kapasitas 2x100 MW, dan PT. Bhimasena Power di Batang Jawa Tengah dengan kapasitas 2x1000 MW. Kedua perusahaan setrum tersebut diproyeksikan bisa mulai mengalirkan listrik mulai tahun 2020.

Strategi Adaro, yang masih belum mengakuisisi tambang baru, baik yang sudah beroperasi maupun yang belum berulangkali disampaikan oleh emiten berkode ADRO tersebut. Saat ini perusahaan sedang berfokus untuk mengembangkan bisnis pembangkit listrik, di dua lokasi seperti disebut sebelumnya. Adaro tetap menjaga tingkat produksi, guna mempertahankan cadangan batubara secara jangka panjang.

Sampai dengan saat ini, Adaro masih belum menetapkan angka produksi untuk tahun 2020. Namun, perusahaan masih fokus dan konsisten memproduksi batubara kualitas sedang dalam jumlah besar. Selain itu, Adaro juga memproduksi batubara kokas kualitas semi lunak dari Adaro metcoal companies  sebesar 0,93 juta ton. Selain itu, Adaro juga memiliki tambang kestrel di Australia.

Bagi-bagi dividen

Hingga September 2019, laba Adaro dilaporkan meningkat 29,83%. Rapat direksi dan dewan komisaris Adaro Energy pada 19 Desember 2019 memutuskan untuk membagi dividen interim tahun buku 2019. Jumlah deviden yang akan dibagikan tidak tanggung-tanggung, yaitu sebesar US$ 150,01 juta.

Kinerja apik Adaro di tahun ini, dan fokus strategi perusahaan dalam proyek perusahaan setrum atau Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di dua lokasi (Kalimantan Selatan dan Jawa Tengah), semakin mengukuhkan posisi bukan hanya sebagai perusahaan tambang semata, namun juga mulai merambah ke sektor lain.
 

Penulis: Suwanjaya
Editor: Hazred Umar Fathan
Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !