Detail Berita


Setelah Banyak Gejolak, Apa Kabar Kilau Emas?


"gold ingot"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 20-12-2019

duniatambang.co.id - Berbagai gejolak yang berpotensi dapat mempengaruhi kilau emas sudah mulai berdatangan. Gejolak tersebut seperti Tensi perang dagang AS-China yang akhirnya sudah mencapai kesepakatan fase satu, lalu munculnya resiko hard brexit. Hal itu karena sulit tercapainya kesepakatan dagang Inggris dan Uni Eropa, dan gejolak terakhir yaitu mencuatnya rencana pemakzulan Presiden Trump. Ketiga gejolak tersebut memiliki potensi untuk membuat harga emas kembali meroket.

Namun, nampaknya pergerakan harga emas belum terlihat signifikan. Rentang pergerakan emas sejak Rabu (18/12) berada dilevel US$ 1.469-1.479/troy ons. Pada Kamis (19/12) pukul 21:09 WIB, emas berada di level US$ 1.476,35/troy ons, menguat 0,08% di pasar spot. Dari data Bloomberg pada Jumat (20/12) pukul 06.30 WIB, harga emas di pasar spot berada di level US$ 1.478,82 per ons troi.

Meskipun berbagai gejolak yang terjadi di dunia, nampaknya masih membuat pergerakan harga emas dalam sepekan ini relatif flat. Namun meskipun demikan, harga emas telah mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak 2010.

Harga emas spot sudah mencatatkan kenaikan sebesar 15,03% sejak awal tahun 2019. Namun kedepannya, elum dapat diprediksi apakah emas masih akan digandrungi sebagai asset safe havens yang membuat harganya kembali meroket atau justru akan segera ditinggalkan.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !