Detail Berita


Harga DMO Batubara Akan Mengikuti Mekanisme Pasar?


"Heaps of coal"
Sumber gambar: shutterstock.com//Rasta777


Tanggal terbit: 18-12-2019

duniatambang.co.id - Penetapan harga DMO batubara sebesar 70 USD per ton masih menjadi pembahasan. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) sedang melakukan pembicaraan dengan kementerian ESDM berkaitan dengan penetapan harga DMO batubara. Arah kebijakan harga DMO diperkirakan akan diserahkan ke mekanisme pasar, di mana saat ini harga pasar batubara lebih rendah dari harga yang ditetapkan harga DMO.

Penetapan harga DMO batubara memang cukup krusial, mengingat penetapan harga tersebut akan berpengaruh ke penentuan harga listrik yang hampir berpengaruh ke semua sektor industri dan konsumsi masyarakat luas. Seperti diketahui, 90% dari konsumsi batubara DMO adalah PLN, perusahaan pelat merah sebagai produsen listrik.

Baca juga: Menjelang Tutup Tahun Sejumlah Emiten Batubara Kejar Target DMO

Dari tahun ke tahun, total kuota DMO yang diminta pemerintah memang semakin meningkat. Tahun 2018, target kuota DMO sebesar 121 juta ton tercapai hanya 115,09 juta ton. Tahun ini sebesar 128 juta ton, dan meningkat lagi menjadi 155 juta ton untuk tahun 2020 mendatang.

Sejumlah emiten batubara berusaha memenuhi kuota DMO yang sudah ditetapkan pemerintah. PT Bukit Asam diketahui sudah memenuhi target kuota DMO yang ditetapkan pemerintah sebesar 11,90 juta ton batubara (28% dari total kuota DMO). Dari beberapa emiten batubara yang memiliki kewajiban DMO, PT. Bukit Asam memang memiliki porsi besar untuk memenuhi kuota DMO yang diminta pemerintah.

Apabila harga DMO batubara diserahkan ke mekanisme pasar, untuk saat ini memang harga pasar lebih rendah dari harga DMO yang ditetapkan pemerintah. Namun, apabila harga pasar batubara merangkak naik, tentunya akan berpengaruh terhadap konsumen batubara domestik terbesar, yaitu PLN. Naiknya harga batubara akan mempengaruhi naiknya ongkos produksi listrik PLN.

Penulis : Suwanjaya

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !