Detail Berita


Setelah Nikel Jokowi Buka Opsi Pelarangan Ekspor Bauksit


"Bauxite mine, raw weathered bauxite sedimentary rock on surface"
Sumber gambar: shutterstock.com/horizonphoto


Tanggal terbit: 17-12-2019

duniatambang.co.id - Hilirisasi memang menjadi fokus utama, pemerintah bahkan terus menggalakkan hilirisasi pada komoditas tambang. Setelah menggemparkan dunia dengan percepatan larangan ekspor nikel yang akan diberlakukan per 1 Januari 2020 mendatang, pemerintah juga mengubah tarif royalti sejumlah komoditas mineral logam termasuk nikel.

Mendorong kegiatan hilirisasi, tarif royalti bijih nikel melejit sedangkan untuk nikel yang sudah diolah tarifnya turun cukup signifikan. Hilirisasi dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah produk dengan diolah terlebih dahulu di dalam negeri sebelum akhirnya di ekspor.

Baca juga: Indonesia Raja Nikel Indonesia Tidak Gentar Gugatan Uni Eropa ke WTO

Setelah nikel, Jokowi membuka opsi di kemudian hari untuk menerapkan pelarangan ekspor pada komoditas tambang lainnya salah satunya adalah Bauksit. Jokowi mengemukakan opsi tersebut saat memberikan pengarahan dalam pagelaran Musrenbangnas RPJMN 2019-2024 di Istana Negara (16/12). Belum dapat diketahui kapan realisasi dari opsi pelarangan ekspor bauksit dilakukan.

Implementasi dari opsi pelarangan ekspor bauksit memang tidak akan dilakukan dalam waktu dekat. Terlebih dahulu, Indonesia akan menyiapkan smelter-smelter untuk keperluan hilirisasi bauksit. Kebijakan ini juga akan dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan polemik dan gejolak baru yang tidak diinginkan.

Indonesia masih menuntaskan sejumlah polemik ekspor nikel dan siap menghadapi tuntutan yang dilayangkan oleh Uni Eropa. Selain itu, pemerintah juga fokus mengatasi masalah defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD). Namun, Ke depannya opsi pelarangan ekspor bauksit tetap memiliki peluang yang terbuka lebar untuk direalisasikan.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !