image

"Coal"
Sumber gambar: shutterstock.com

Dunia Tambang / 16 December 2019 / 0 Komentar

Batubara Regulasi PKP2B 

Apa Kabar Kontrak PKP2B?

duniatambang.co.id – Pemegang PKP2B generasi pertama beberapa tahun terakhir akan segera habis masa kontrak. Di antaranya adalah PT. Kaltim Prima Coal, PT. Arutmin Indonesia, PT. Kideco Jaya Agung, PT. Kendilo Coal, PT. Multi Harapan Utama, PT. Berau Coal, PT. Adaro Indonesia, PT. Tanito Harum.

Masa depan perpanjangan kontrak PKP2B masih belum menemui titik terang. Setelah PT Tanito Harum yang dibatalkan perpanjangan IUPK, perusahaan lain yang masih menunggu kepastian masih penuh tanda tanya.

Sesuai amanat UU Minerba No.4 tahun 2009 selaras dengan pasal 33 UUD 1945, bahwa kekayaan alam dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Lantas, bagaimana bentuk negara dalam pengelolaan kekayaan negara tersebut. Secara tersirat, Pemegang kontrak PKP2B harus mengembalikan wilayah tersebut kepada negara. Kekayaan alam negara tersebut, tentunya dapat dikelola oleh lembaga negara yang berbentuk BUMN, sejalan dengan yang diamanatkan konstitusi.

Semakin mendesaknya waktu PKP2B yang akan habis kontrak, menuntut pemerintah untuk memutar otak. Para pemangku kepentingan tentunya mengharapkan ada solusi terbaik. Apakah status PKP2B akan diubah menjadi IUPK (Ijin Usaha Penambangan Khusus), hal itu masih menjadi pembahasan.

Industri pertambangan batubara memang masih menghadapi permasalahan yang cukup berat, selain permasalahan ijin PKP2B yang akan habis kontrak, hal ini tentunya berkaitan dengan harga komoditas batubara yang belum stabil.

Penulis : Suwanjaya

Editor   : Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar