Detail Berita


Jokowi Tidak Goyah Uni Eropa Gugat Indonesia ke WTO


"Aktivitas Tambang Nikel"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 13-12-2019

duniatambang.co.id – Uni Eropa resmi melayangkan gugatan ke World Trade Organization (WTO) lantaran kebijakan larangan ekspor bijih nikel Indonesia yang akan mulai diberlakukan per 1 Januari 2020. Menanggapi hal tersebut, Presiden Jokowi tidak goyah dan akan tetap pada pendirian.

Jokowi mengaku berkomitmen untuk kemajuan industri hilirisasi komoditas mineral di Indonesia, terutama nikel. Jokowi enggan terus menerus bergantung pada ekspor barang mentah yang nilainya jauh lebih rendah. Hilirisasi yang bertujuan untuk mendapatkan nilai tambah produk itu ternyata justru mengguncang dunia.

Baca juga: Resmi, Uni Eropa Laporkan Indonesia Ke WTO

Jokowi menegaskan jika hilirisasi dan industrialisasi di Indonesia berjalan lancar maka akan membuka lapangan kerja yang luas. Menurutnya, gugatan tersebut adalah hal yang wajar. Jadi, pengusaha tidak perlu takut terhadap gugatan tersebut.

Menghadapi gugatan Uni Eropa, Jokowi akan mengutus pengacara terbaik untuk mengusut kasus ini sehingga memenangkan gugatan di WTO. Kebijakan larangan ekspor nikel ini sebagai langkah awal untuk menjaga perekonomian nasional.

Baca juga: 13 Hari Lagi Tarif Royalti Nikel Jadi Dua Kali Lipat

Tiga kebijakan pemerintah Indonesia yang menyebabkan Uni Eropa melayangkan gugatan ke WTO adalah pembatasan ekspor untuk produk mineral khususnya nikel, bijih besi dan kromium. Uni Eropa merasa khawatir pasokan bahan baku untuk mengembangkan baterai lithium yang mempunyai prospek yang baik ke depannya menjadi terhambat akibat kebijakan Indonesia ini. Selain itu, nikel juga digunakan sebagai bahan baku stainless di Uni Eropa.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !