Detail Berita


ESDM Akan Naikkan Target DMO Batubara 2020 Menjadi 155 Juta Ton


"big mining truck unload coal"
Sumber gambar: shutterstock.com/pkproject


Tanggal terbit: 12-12-2019

duniatambang.co.id - Pemerintah melalui Kementerian ESDM menetapkan target DMO (Domestic Market Obligation) komoditas batubara setiap tahun. Sebagai informasi, DMO adalah kewajiban bagi produsen batubara untuk memenuhi kebutuhan batubara dalam negeri. Ketentuan DMO tersebut diperuntukkan untuk kelistrikan sekitar 80% – 85%. Sisanya digunakan untuk industri, tekstil, semen, kertas, briket, metalurgi, dan lain-lain.

Pada tahun 2019 ini, ESDM menetapkan DMO batubara sebesar 128 juta ton. Hingga tutup tahun nanti ESDM memproyeksikan realisasi DMO pada tahun 2019 sebesar 124,1 juta ton. Di mana sektor kelistrikan menyerap lebih besar dibandingkan sektor non-kelistrikan yaitu sebesar 96,4 juta ton diserap oleh PLN sedangkan 27,7 juta ton digunakan oleh sektor industri lainnya di luar kelistrikan.

Realisasi DMO pada tahun ini diproyeksikan akan lebih rendah dibandingkan target yang dipatok. ESDM mengklaim bahwa jika realisasi DMO lebih rendah dibandingkan target merupakan hal yang wajar, hal ini ini karena target DMO yang lebih tinggi untuk mengantisipasi adanya kebutuhan yang bersifat tambahan sehingga kebutuhan energi dan industri lainnya di dalam negeri terpenuhi.

Pada 2020 mendatang, Kementerian ESDM mematok target kuota volume domestic market obligation (DMO) batubara sebesar 155 juta ton. Di mana sebesar 70% atau 109 juta batubara akan diserap oleh PLN. Lalu sebanyak 11% atau 16,52 juta ton untuk industri pengolahan dan pemurnian serta industri semen sebesar 10% atau 14,54 juta ton.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !