Detail Berita


Kembangkan EBT, ESDM Jalin Kerjasama dengan Denmark


"Image of business partners handshaking over business objects on workplace"
Sumber gambar: shutterstock.com/Pressmaster


Tanggal terbit: 12-12-2019

duniatambang.co.id - Indonesia terus berupaya mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT). Meskipun untuk mencapai target 23% bauran energi pada 2025 masih terbilang cukup sulit, namun pemerintah terus mengupayakan hal tersebut. Sebagai salah satu upaya yang dilakukan pemerintah baru-baru ini Kementerian ESDM gandeng Denmark untuk menjalin kemitraan dalam pengembangan EBT pada 4 provinsi di Indonesia.

Dalam jalinan kemitraan tersebut, pemerintah Denmark akan memberikan rekomendasi kepada Indonesia dalam bentuk Regional Energy Outlook di empat provinsi yaitu  Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Riau. Nantinya rekomendasi dari Denmark tersebut meliputi analisa skenario yang paling sesuai dengan kondisi pada 4 provinsi tersebut terkait sistem tenaga listrik yang terjangkau, tangguh, dan ramah lingkungan.

Baca juga: Begini Cara Vale Optimalkan EBT Untuk Kegiatan Operasional

Untuk wilayah Sulawesi Utara, pembangkit listrik yang diproyeksikan akan dikembangkan adalah pembangkit listrik tenaga hidro. Sedangkan untuk wilayah Gorontalo, pembangkit listrik yang akan dikembangkan adalah pembangkit tenaga panel surya. Untuk Kalimantan selatan pembangkit listrik yang dapat dijadikan alternatif pengembangan EBT antara lain energi angin, surya, dan gas alam.

Terakhir untuk kawasan Riau dan Sumatera akan dikembangkan pembangkit listrik tenaga angin dan panel surya. Dengan pengembangan EBT, pemerintah juga bermaksud untuk mengurangi tingkat emisi di keempat wilayah tersebut. Jika EBT berhasil dikembangkan, pemerintah membidik turunnya tingkat emisi lebih dari 40% di keempat wilayah tersebut pada 2030 mendatang.

Indonesia sebenarnya memiliki potensi alam yang besar untuk pengembangan EBT. Namun, tantangan Indonesia terkait sepinya iklim investasi pengembangan EBT dan mahalnya biaya pengembangan. Untuk itu dengan adanya jalinan kerjasama ini Indonesia mampu mengembangkan EBT dan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !