Detail Berita


Wah Penjualan Semen Mulai Naik Tipis


"Limestone"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 01-12-2019

duniatambang.co.id - Industri semen sempat diterjang isu oversupply dan rendahnya permintaan semen yang membuat sejumlah emiten harus memutar otak untuk mempertahankan kinerja. Namun kini, penjualan semen tercatat mulai naik tipis pada bulan Oktober 2019 lalu.

Aasosiasi Semen Indonesia mengindikasikan volume penjualan semen di Indonesia tahun ini mencapai 7,3 juta ton lebih tinggi 0,1 ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca jugaDuh Industri Semen Dalam Negeri Terus Merosot

Sejumlah emiten semen pun mencatatkan kenaikan volume penjualan. Sejumlah emiten tersebut seperti PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat volume penjualan semen sebesar 1,85 juta ton pada Oktober 2019, naik 3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) juga berhasil menjual semen sebanyak 10,1 juta ton sampai Oktober 2019, hal ini menunjukkan kenaikan sebesar 2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) sebagai salah satu emiten pelat merah sampai Oktober 2019 sudah menjual sebesar 1,69 juta ton. SMBR membidik akumulasi volume penjualan 2019 bisa mencapai 2,3 juta ton.

Sejumlah emiten semen pun masih berharap hingga tutup tahun 2019 dapat membukukan laba dan dapat mencapai target penjualan yang dipatok sebelumnya. Meskipun demikian emiten-emiten semen masih harap-harap cemas masih dibayangi kondisi oversupply, mengingat belum ada katalis yang mampu membuat industri semen kembali stabil dan meroket secara signifikan.

Pemain industri semen pun masih berharap dapat mengandalkan penjualan ekspor saat permintaan industri semen domestik masih cenderung lesu.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !