Detail Berita


Satu Perusahaan Ini Ajukan Perpanjangan PKP2B


"Tambang Batubara"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 29-11-2019

duniatambang.co.id – Perpanjangan kontrak PKP2B masih meninggalkan tanda tanya. Ada 7 perusahaan generasi pertama yang akan habis masa kontrak pada 5 tahun mendatang. Dari 7 perusahaan tersebut, baru satu yang mengajukan perpanjangan kontrak PKP2B.

Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR RI dengan Kementerian ESDM, Ditjen Minerba Bambang Gatot Ariyono menyampaikan bahwa yang telah mengajukan perpanjangan adalah PT Arutmin Indonesia. Perpanjangan PKP2B akan berubah menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus.

Baca juga: Hore ESDM Beri Sinyal Perpanjang Kontrak PKP2B 7 Emiten Tambang

Pengajuan perpanjangan PKP2B tidak serta merta langsung didapatkan, tetapi harus melalui proses evaluasi. Perusahaan dapat mengajukan permohonan perpanjangan kontrak paling cepat 2 tahun dan paling lambat 6 bulan sebelum kontrak berakhir.

Hingga kini kepastian perpanjangan kontrak PKP2B masih menunggu Revisi PP Nomor 23 Tahun 2010 dan RUU Minerba yang sampai saat ini belum disahkan.

Namun, Perpanjangan PKP2B ini mendapat titik cerah, pasalnya menurut Sri Raharjo, kontrak PKP2B dapat diperpanjang asal memenuhi perlengkapan dan persyaratan dari Kepmen ESDM No. 1796.K/30/MEM/2018.

Adapun daftar perusahaan generasi pertama yang berakhir pada 2025 yaitu PT Arutmin Indonesia (2020), PT Kaltim Prima Coal (2021), PT Adaro Energy Tbk (2022), PT Multi Harapan Utama (2022), PT Kideco Jaya Agung (2023), dan PT Berau Coal (2025). Sementara itu, perpanjangan IUPK PT Tanito Harum dibatalkan beberapa bulan lalu.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !