Detail Berita


Sempat Naik 7 Persen, Batubara Kembali Terkoreksi


"Harga Batubara Terkoreksi"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 26-11-2019

duniatambang.co.id - Komoditas batubara belum memiliki katalis yang mampu membuat harga batubara menjadi stabil. Batubara kini masih terus berfluktuatif, sempat naik namun sangat rentan terkoreksi kembali. Batubara pada perdagangan minggu lalu sempat naik hingga 7%, namun harus kembali terkoreksi pada penutupan perdagangan pekan lalu.

Harga batubara kontrak futures ICE Newcastle berada di level US$ 71,1/ton terkoreksi 0,28% pada Jumat minggu lalu (22/11). Batubara memang sempat naik pada periode 11-21 November 2019, kenaikan tersebut mencapai 7,2%. Hal ini menunjukkan bahwa batubara mengalami rebound teknikal.

Turun naiknya harga sejalan pula dengan turun naiknya permintaan impor batubara. Sejauh ini jumlah impor batubara memang berbeda-beda di berbagai belahan dunia.

Di beberapa kawasan Eropa, impor batubara mingguan (12-19 November 2019) mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut terjadi di kawasan Amsterdam-Rotterdam-Antwerp (ARA) dan Turki.  Di kawasan Amsterdam-Rotterdam-Antwerp (ARA) impor batubara pekan lalu naik 72.000 ton dibanding pekan sebelumnya. Impor batubara Turki juga naik 105.000 ton dibandingkan pekan sebelumnya.

Kontras dengan Eropa, kawasan Asia justru mengalami penurunan impor mingguan pada komoditas batubara. Penurunan tersebut terjadi di India dan China. Pekan lalu India mengimpor batubara sebanyak 2,1 juta ton. Jauh lebih rendah dibanding minggu sebelumnya yang mencapai 4,2 juta ton.

Begitupula dengan China yang mulai kembali mengetatkan kebijakan impor batubara pada kuartal IV-2019 ini. Beberapa Negara di Asia lainnya seperti Jepang dan Korea Selatan juga tercatat mengurangi impor batubara termalnya. Impor batubara termal Jepang dan Korea Selatan sejak 1-19 November turun masing-masing menjadi 6,5 juta ton dan 4,9 juta ton dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Melihat kondisi pasar yang cenderung lesu, belum dapat diketahui kapan emas hitam ini akan kembali membara.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !