Detail Berita


CSR PLN Bangun Rumah Warga Dengan Limbah PLTU


"Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)"
Sumber gambar: listrikindonesia.com


Tanggal terbit: 24-11-2019

duniatambang.co.id - PLN merupakan emiten pelat merah yang bergerak dalam penyediaan energi listrik. Sekarang ini, pembangkit listrik yang masih dominan di Indonesia yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). PLTU sendiri menggunakan batubara sebagai bahan bakar. Batubara masih digandrungi karena tingkat ketersediaan dan harga yang masih relatif terjangkau dibandingkan dengan pembangkit listrik lainnya. Penggunaan batubara memang masih menyisahkan berbagai masalah terkait lingkungan, seperti tingkat emisi, dan limbah FABA (fly ash dan bottom ash).

Sebagai bentuk terobosan baru yang bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan PLN memanfaatkan limbah FABA sebagai bahan baku infrastruktur. Pemanfaatan ini memang masih dalam tahap inisiasi internal untuk keperluan PLN sendiri belum untuk keperluan komersial. Limbah FABA disulap PLN menjadi batako, nantinya batako tersebut akan dipakai untuk pembangunan rumah warga yang kurang mampu di sekitar wilayah CSR PLN. Kegiatan ini dilakukan oleh PLN TJB atau PLTU Tanjung Jati B (TJB) di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Sekuping, Tubanan, Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Sebagai informasi, produksi FABA PLTU TJB untuk fly ash 361 ribu ton per tahun dan bottom ash 66 ribu ton. Untuk pemanfaatan fly ash sendiri hanya 30% digunakan untuk batching plant dan pabrik semen. Sisanya, sebanyak 70% ditimbun di landfill. Sedangkan untuk bottom ash hanya dimanfaatkan sekitar 7% dari total produksi. Setiap tahunnya limbah FABA terus bertambah dan kian menumpuk. Untuk itu PLN TJB memutar otak untuk memanfaatkan limbah tersebut.

PT PLN (Persero) berhasil memanfaatkan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) pada PLTU Tanjung Jati B (TJB). Pemanfaatan limbah ini dilakukan PLN TJB secara legal karena pada bulan Agustus 2019 sudah mengantongi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam pemanfaatan FABA menjadi batako, paving, dan beton pracetak. Lalu, sejak September 2019 PLN TJB mulai memproduksi batako tersebut.

Batako yang diproduksi akan digunakan untuk kegiatan CSR pembangunan rumah warga yang kurang mampu. PLN TJB baru selesai membangun 3 rumah warga dari total 10 rumah warga yang ditargetkan akan dibangun menggunakan pemanfaatan limbah FABA. PLN berharap ke depannya pemanfaatan ini dapat dilakukan oleh semua PLTU agar limbah FABA tak hanya menumpuk dan menjadi permasalahan lingkungan.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !