Detail Berita


Hore ESDM Beri Sinyal Perpanjang Kontrak PKP2B 7 Emiten Tambang


"Aktivitas Dumping Batubara"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 22-11-2019

duniatambang.co.id - Kontrak PKP2B milik 7 emiten tambang akan segera berakhir dalam rentang waktu lima tahun ke depan. Sempat dihinggapi rasa was-was dan khawatir terhadap nasib perpanjangan izin, kini 7 emiten tersebut dapat sedikit bernapas lega setelah adanya hembusan angin segar karena pemerintah digadang-gadang telah memberi sinyal akan memperpanjang kontrak ketujuh emiten tersebut dengan berbagai ketentuan yang harus dipenuhi oleh para emiten.

Baca jugaNasib Perpanjangan PKP2B Emiten Batubara

Sebagai informasi, ketujuh emiten tersebut yaitu PT Arutmin Indonesia (habis masa kontrak pada 1 November 2020), PT Kendilo Coal (13 September 2021), PT Kaltim Prima Coal (31 Desember 2021), PT Multi Harapan Utama (1 April 2022), PT Adaro Indonesia (1 Oktober 2022), PT Kideco Jaya Agung (13 Maret 2023), dan PT Berau Coal (26 April 2025). 

Plt. Direktorat Pembinaan Pengusahaan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sri Rahardjo, mengatakan bahwa izin usaha pertambangan operasi produksi khusus (IUP OPK) sebagai kelanjutan dari PKP2B dapat diperpanjang dengan catatan ketujuh emiten tersebut melengkapi persyaratan pengajuan perpanjangan sebagaimana tertuang pada Kepmen ESDM No. 1796.K/30/MEM/2018 tentang pedoman pelaksanaan penyiapan, penetapan, dan pemberian wilayah izin usaha pertambangan dan wiilayah izin usaha pertambangan khusus mineral dan batubara.

Selain melengkapi persyaratan, perpanjangan kontrak ini nantinya sedikit mendapat catatan dari pemerintah yaitu berupa pemangkasan wilayah lahan tambang yang bakal dikelola tidak bisa seluas sebelumnya dan pemerintah juga mendorong emiten-emiten tambang tersebut untuk melakukan hilirisasi.

Perpanjangan ini dilakukan dengan pertimbangan banyaknya kontribusi sektor pertambangan terhadap Negara termasuk kontribusi dari ketujuh emiten tersebut terhadap kemajuan sektor pertambangan dan perekonomian bangsa Indonesia.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !