Detail Berita


Tambang Emas di Poboya Segera Beroperasi, Pendapatan BUMI Melejit!


"the trucks at worksite"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 21-11-2019

duniatambang.co.id - PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) salah satu emiten tambang yang saat ini sedang banyak melakukan ekspansi usaha. Mulai dari penggarapan smelter, gasifikasi batubara hingga merambah ke bisnis komoditas emas melalui salah satu daerah konsesi tambang milik BUMI di Poboya, Palu Sulawesi Tengah.

Tambang emas ini menjadi salah satu harapan BUMI untuk menambah pundi-pundi pendapatan. Sebagai tambahan informasi, BUMI sudah banyak menunjukkan peningkatan kinerja dan performa yang terus menunjukkan tren positif. Pada kuartal III-2019, BUMI berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 1,02 juta.

Melalui anak perusahaannya PT Citra Palu Minerals, BUMI siap mengoperasikan tambang emas Poboya, di Sulawesi Tengah dengan total luas area konsesi 85.180 hektare (ha). BUMI menjadwalkan tambang emas tersebut beroperasi pada awal 2020 mendatang. Selain itu, pabrik pengolahan bijih emas menjadi dore bullion milik PT Citra Palu Minerals di Poboya, Palu Sulawesi Tengah telah mencapai 90%. Pengoperasian pabrik ini dijadwalkan pada awal 2020 dapat dilakukan trial production.

Tambang emas milik BUMI tersebut pada tahap awal akan ditambang dengan target produksi sebesar 100.000 ton bijih per tahun dan akan naik menjadi 180.000 ton bijih per tahun pada 2021-2027. BUMI berharap target produksi yang sudah dipatok tersebut nantinya dapat tercapai dan tidak ada hambatan yang berarti.

BUMI juga akan menjajaki kerjasama dengan pihak ANTAM dalam pengolahan emas milik BUMI. Nantinya, jika emas BUMI sudah dalam bentuk emas batangan, BUMI akan menjual produk emas tersebut kepada ANTAM, pegadaian bahkan  akan diekspor ke luar negeri.

Dengan asumsi harga emas yang diperkirakan moderat berada pada level US$ 1.470 per troy ounce (oz). BUMI akan mendapatkan tambahan pundi-pundi pendapatan dari komoditas emas yang diproyeksikan membukukan revenue pada 2020-2021 sebesar US$ 8,9-12,9 juta dengan catatan semua berjalan sesuai rencana.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !