Detail Berita


Harga Emas Antam Menguat Kembali Akibat Hubungan Amerika Serika – China Membaik


"Harga Emas Batangan Naik"
Sumber gambar: Dokumentasi market.bisnis.com


Tanggal terbit: 20-11-2019

Jakarta, Dunia Tambang – Peningkatan harga emas kepingan PT. Aneka Tambang (ANTM) naik Rp. 2.000,- menjadi Rp. 702.000,- (20/11/2019) yang sebelumnya hanya di Rp. 700.000,- (19/11/2019). Naiknya harga emas antam terjadi akibat hubungan politik Trump dengan China membaik. Perihal perang dagang AS – China hingga saat ini masih terus terjadi, dimana kebijakan yang diterapkan yaitu meningkatkan tarif impor yang telah berlangsung dari September.

Perundingan yang belum tuntas hingga penghujung tahun membuat para pelaku usaha yang berkecimpung pada logam mulia melakukan strateginya, dimana secara umum para investor dan spekulator akan terus mencari logam mulia tersebut untuk bisa menghasilkan kondisi yang mengangkat harga emas dunia.

Berdasarkan penelusuran di laman situs ANTM, harga beli kembali (buy back) di gerai naik yang mulanya Rp. 665.000,- (19/11/2019) menjadi Rp. 667.000,- (20/11/2019) (naik Rp. 2.000,-) per gram. Permasalahan perang dagang yang terjadi dapat mempengaruhi dari kondisi logam mulia dalam negeri, dalam tahun ini harga emas tertinggi terjadi pada awal bulan September (5/9/2019) dimana menyentuh hingga Rp. 775.000,- per gram.

Fluktuasi harga emas dapat terjadi akibat adanya pengaruh pasar global, investasi emas bisa menjadi solusi bagi para praktisi tambang yang ingin mempunyai suatu aset yang relatif stabil dibanding logam lainnya.

Baca Juga: Meroketnya Harga Emas, Akhir Tahun Masih Mendaki?

Dalam melakukan pembelian emas ANTM, merujuk dari PMK No. 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0.45 persen (untuk pemegang NPWP dan 0.9 persen untuk Non-NPWP), dimana setiap pembelian emas batangan akan dikenakan bukti potong PPh 22.

Penulis: Hazred Umar Fathan

Editor: Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !