image

"aktivitas tambang batubara"
Sumber gambar: shutterstock.com

Dunia Tambang / 18 November 2019 / 0 Komentar

batubara ICE Newcastle 

Musim Dingin Tiba, Akankah Menjadi Katalis Positif Bagi Batubara

duniatambang.co.id - Komoditas batubara masih labil. Sejumlah emiten masih harus terus melakukan efisiensi dan memutar otak agar bisa tetap berdiri di tengah lesunya pasar komoditas batubara. Hingga kini, belum ada katalis positif yang mampu mendongkrak harga batubara secara signifikan dan membuat harga batubara stabil.

Memasuki akhir tahun 2019 hingga Februari 2020 sejumlah Negara akan memasuki musim dingin, hal ini memunculkan harapan baru bagi komoditas batubara. Pengusaha batubara berharap musim dingin dapat memberi dampak positif bagi industri batubara.

Musim dingin yang terjadi di sejumlah Negara akan berdampak pada meningkatnya penggunaan listrik. Salah satu pembangkit listrik yang masih dominan digunakan adalah batubara. Ketika penggunaan listrik meningkat maka permintaan batubara juga akan meningkat. Hal ini diharapkan dapat mendongkrak harga komoditas batubara.

Batubara diyakini masih menjadi pilihan untuk menjadi pembangkit listrik disejumlah Negara dikarenakan harganya yang relatif murah dibandingkan dengan pembangkit listrik lainnya. Sejumlah emiten batubara memang mengharapkan munculnya katalis bagi pasar batubara, bagaimana tidak lesuhnya komoditas batubara sepanjang tahun ini mempengaruhi performa dari emiten batubara.

Sebagai informasi, pada perdagangan hari Jumat (15/11/2019), harga batubara ICE Newcastle kontrak Februari ditutup menguat 0,98% ke level US$ 71,4/metrik ton. Selama sepekan harga batu bara global tersebut telah naik 3,4%. Hal ini merupakan sedikit angin segar bagi komoditas batubara. Namun, emiten batubara masih belum bisa bernapas lega karena sewaktu-waktu harga batubara bisa secepat kilat terkoreksi kembali apalagi sejumlah Negara seperti Cina dan India yang sejatinya adalah importir batubara, kini impor batubara di kedua Negara tersebut tercatat mengalami penurunan.

Emiten batubara masih memakai jurus wait and see apakah pada musim dingin kali ini dapat memberi dampak positif sehingga mendongkrak harga komoditas batubara.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar