Detail Berita


Fokus Pembangunan Sektor ESDM 5 Tahun Mendatang


"Arifin Tasrif Menteri ESDM"
Sumber gambar: merdeka.com


Tanggal terbit: 14-11-2019

duniatambang.co.id – Pasca pelantikan Menteri yang belum lama ini, Kementerian ESDM mulai menyusun rencana fokus pembangunan sektor ESDM lima tahun mendatang. Ikut bergabung dengan Kabinet Indonesia Maju, Menteri ESDM menyampaikan langkah strategis Kementerian ESDM menjawab tantangan yang menjadi akar permasalahan di sektor ESDM. Arifin akan menyelesaikan permasalahan tersebut secara Cepat, Cermat, dan Profesional (CCP).

Prioritas utama yang disoroti oleh Arifin adalah kebutuhan tenaga listrik yang semakin meningkat. Ia akan berusaha menuntaskan program 35.000 MW pada akhir 2023 atau awal tahun 2024.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan listrik, Arifin akan mendorong pemanfaatan sumber Energi Baru Terbarukan. Arifin berfokus pada EBT lantaran energi ini bersih dan ramah lingkungan.

Upaya lain yang menjadi fokus Arifin adalah pembangunan transmisi listrik dan gas, terutama di Sumatera dan Kalimantan. Beberapa waktu lalu, pemerintah telah membangun tol listrik di Sulawesi yang membentang sejauh 3.767 kms (kilometer sirkit) dengan 5.687 tower transmisi serta 47 gardu induk.

Di bidang minerba, Arifin memprioritaskan peningkatan Domestic Market Obligation (DMO) batubara yang dinilai cukup penting.

Berdasarkan prioritas-prioritas di atas, masih banyak pekerjaan rumah yang ditinggalkan oleh Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar harus menjadi prioritas utama.  Terutama, revisi UU No. 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang masih mandek hingga kini. Lalu, revisi ke enam PP Nomor 23 Tahun 2010 menyangkut perpanjangan PKP2B menjadi IUPK yang masih menjadi polemik.

Baca juga: PR Besar Menanti Menteri ESDM Arifin Tasrif, dari Penyelesaian 4 RUU Sampai Keberlanjutan Nasib KK

Kemudian penanganan tambang ilegal yang belum kunjung maksimal. Hingga saat ini tambang-tambang ilegal yang terjadi di beberapa daerah acap kali memakan korban jiwa. Selain dari pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, masih banyak tantangan yang akan dihadapi Kementerian ESDM hingga 5 tahun mendatang.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor    : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !