Detail Berita


Waduh, Kapal Tongkang Milik Antam Nyaris Tenggelam


"kapal tongkang"
Sumber gambar: suara.com


Tanggal terbit: 13-11-2019

duniatambang.co.id - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Awal November ini mengalami sejumlah nasib sial. Salah satunya yaitu ikut terkena pelarangan ekspor nikel sementara yang dilakukan oleh pemerintah terhadap sejumlah emiten nikel yang berlangsung hingga dua pekan. Pelarangan tersebut dilakukan bersamaan dengan akan dilakukannya evaluasi terkait kuota ekspor, smelter dan sejumlah aturan lainnya. Setelah mengalami mogok ekspor selama dua pekan. Kini, ANTAM sudah bisa melakukan aktivitas ekspor kembali dengan catatan tetap harus menaati peraturan yang berlaku.

Tak cuma terkena pelarangan ekspor yang sedikit banyak berdampak pada perusahaan. ANTAM pun harus menerima nasib sial lainnya yaitu tongkang yang biasanya mengangkut nikel milik ANTAM patah dan bocor di perairan Tapunopaka, Kolaka, Sulawesi Tenggara pada Rabu, 6 November 2019. Pihak ANTAM menyatakan bahwa praktik operasi tongkang tersebut dalam kondisi legal dan sesuai ketentuan yang berlaku. Bahkan ANTAM menyatakan bahwa tongkang tersebut diproduksi pada tahun 2012 dan memiliki izin operasi hingga 2020 mendatang. ANTAM pun mengklaim bahwa kapal tersebut selalu diverifikasi secara periodik oleh perusahaan berwenang.

Tongkang yang patah dan bocor segera dievakuasi dan ditarik ke sisi dermaga milik ANTAM. Beruntungnya tidak ada korban jiwa atas insiden ini. Pihak ANTAM pun langsung melakukan investigasi ke Tapunopaka, Sulawesi Tenggara. Selain melakukan investigasi, ANTAM juga menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait dan pemangku kepentingan terkait kejadian ini.

Selain itu, ANTAM sebagai emiten pelat merah mengklaim bahwa telah menerapkan sistem keselamatan kerja pertambangan baik internal dan mitra kerjanya melalui tiga kebijakan pengelolaan K3 yakni Contractor Safety Manajemen System. ANTAM pun memastikan tak akan ada lagi insiden seperti ini ke depannya.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !