Detail Berita


Kuota Ekspor Nikel Kembali Dibuka, 9 Perusahaan Ini Berhasil Lolos


"Aktivitas Tambang Nikel"
Sumber gambar: FPL


Tanggal terbit: 12-11-2019

duniatambang.co.id – Nikel menjadi topik yang hangat diperbincangkan akhir-akhir ini. Pasalnya, pelarangan ekspor nikel yang mulai berlaku per 1 Januari 2020  membuat jumlah ekspor nikel meluap.

Sebagai upaya pengendalian, pemerintah sempat menutup keran ekspor nikel. Melihat kondisi yang agak stabil, pemerintah kembali membuka keran ekspor nikel dengan beberapa catatan. Pemerintah melakukan evaluasi dan inspeksi ke berbagai perusahaan sejak 29 Oktober hingga 2 November 2019. Upaya ini lakukan untuk melakukan verifikasi yang lebih mendalam.

Hasil evaluasi larangan ekspor nikel yang berlaku akhir bulan lalu telah diumumkan. Ada 9 perusahaan yang dinyatakan bisa kembali untuk melakukan ekspor nikel. Putusan ini diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dengan nomor surat 1076/BC/2019.

Surat tersebut berdasarkan rapat pada 7 November 2019 pekan lalu di gedung Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman yang dipimpin langsung oleh Menko Luhut. Rapat tersebut membahas soal nota hasil intelijen (NHI) terkait perkembangan smelter masing-masing perusahaan yang sudah mengantongi izin ekspor.

Nota dinas tersebut menjadi legitimasi bagi perusahaan pemegang surat persetujuan pemegang surat persetujuan ekspor (SPE) untuk tetap melanjutkan kegiatan ekspor nikel sampai larangan berlaku per 1 Januari 2020 nanti.

Adapun daftar perusahaan yang dapat melakukan ekspor nikel adalah sebagai berikut.

  1. PT Macika Mada Madana
  2. PT Aneka Tambang, Tbk
  3. PT Rohul Energi Indonesia
  4. PT Sinar Jaya Sultra Utama
  5. PT Wanatiara Persada
  6. PT Trimegah Bangun Persada
  7. PT Gane Permai Sentosa
  8. PT Tekindo Energi
  9. PT Gebe Sentra

Sementara dari 11 perusahaan yang dilakukan pendalaman, ada dua perusahaan yang tidak memenuhi persyaratan yakni PT Tonia Mitra Sejahtera da PT Toshida Indonesia. Pertimbangan pemerinah dalam memberikan izin ekspor kembali adalah progress smelter yang sudah sesuai rencana dan kadar yang diekspor valid sesuai dengan yang diajukan kepada pemerintah.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !