Detail Berita


Emas Anjlok 3,7%, Terendah Selama Tiga Bulan Terakhir


"Harga Emas Anjlok"
Sumber gambar: investasi.kontan.co.id


Tanggal terbit: 12-11-2019

duniatambang.coid - Harga emas memang terus berfluktuatif, sempat meroket lalu terjun payung lagi. Hal ini dipengaruhi oleh tensi perang dagang China-Amerika yang masih saling tarik ulur. Kini, kilau emas harus meredup ketika harga emas dalam sepekan anjlok 3,7% yaitu pada level  US$ 1.458,41/troy ons. Kenyatan ini merupakan salah satu kenyataan pahit bagi emas, bagaimana tidak harga ini merupakan harga terendah sejak 5 Agustus 2019 lalu.

Hal ini terjadi berbarengan dengan para investor berbondong-bondong melepas kepemilikan emas akibat mencuatnya potensi akan terjadi kesepakatan dagang antara Amerika serikat dan China. Selain itu, kemungkinan bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) akan menghentikan periode pemangkasan suku bunga. Sebagai informasi, pekan lalu The Fed memangkas suku bunga 25 basis poin menjadi 1,5-1,75%. Ketua The Fed Jerome Powell, mengatakan bahwa jika ekonomi Amerika Serikat tak lagi memburuk kemungkinan tidak ada lagi pemangkasan suku bunga.

China sendiri mengklaim bahwa AS-China sepakat akan membatalkan rencana pengenaan berbagai bea masuk kedua. Namun, di sisi lain AS membantah pernyataan tersebut. AS mengklaim bahwa belum membuat pernyataan resmi terkait kebijakan AS ke depan apakah akan membatalkan bea masuk atau justru tidak akan membatalkan kebijakan bea masuk. Namun di tengah ketidakpastian As-China, pasar global tetap optimis tensi perang dagang akan mereda dan akan terjadi kesepakatan antar kedua Negara raksasa tersebut.

Ketika perang dagang berakhir, pertumbuhan ekonomi global diharapkan akan membaik. Kenyataan ini menjadi kenyataan pahit bagi emas karena kilaunya akan meredup ditinggalkan para investor. Tren kenaikan harga emas pun akan berakhir dan akan terjadi aksi jual. Belum diketahui kapan kilau emas resmi tak menawan lagi bagi para investor dikarenakan perang dagang AS-China masih pasang surut. Namun, bayang-bayang masa suram bagi emas terus menghantui, apalagi kini emas berada dilevel terendah sejak tiga bulan terakhir.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !