Detail Berita


Wisata ke Tambang Ombilin Ada Kereta Tua Unik


"Mak Itam Tambang Ombilin Sawahlunto"
Sumber gambar: antaranews.com


Tanggal terbit: 04-11-2019

duniatambang.co.id – Tambang Batubara Ombilin di Sawahlunto telah resmi ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO pada bulan Juli lalu. Tambang batubara Ombilin meninggalkan sejarah edukatif untuk dipelajari.

Tambang Ombilin adalah salah satu tambang batubara tertua di kawasan Asia Tenggara. Keunikan tambang Ombilin menunjukkan adanya pertukaran informasi dan kearifan teknologi lokal dengan teknologi Eropa di masa akhir abad ke-19 sampai masa awal abad ke-20.

Perkembangan arsitektur dan teknologi, perencanaan kota, tipe bangunan, karya arsitektur, dan kombinasi teknologi semakin menambah keunikan Tambang Ombilin.

Tambang Sawahlunto awal mulanya dikuasai oleh Belanda kemudian berpindah tangan ke Jepang pada tahun 1942 hingga 1945. Kemudian setelah Indonesia merdeka, Tambang Sawahlunto di bawah kepemimpinan administratif Indonesia, lalu dikelola oleh PT Bukit Asam Tbk.

Kantor Bukit PT Bukit Asam dibangun pada tahun 1916. Gedung Museum Gudang Ransum dan Museum Kereta Api Sawahlunto menyuguhkan seputar cikal bakal dan sejarah pertambangan batubara tertua di Asia Tenggara.

Pada masa itu, lokomotif uap yang terkenal adalah Mak Itam yang digunakan untuk menarik gerbong berisi batubara. Pada masa beroperasinya, Mak Itam menyusuri wilayah Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Padang Pariaman, sampai Kota Padang. Mak Itam adalah lokomotif keluaran Eropa dengan seri E1060.

Penulis : Mayang Sari

Editor    : Wasis

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !