Detail Berita


Transisi Tambang, Begini Kinerja Freeport


"Tambang Terbuka Freeport"
Sumber gambar: liputan6.com


Tanggal terbit: 28-10-2019

duniatambang.co.id - Cadangan mineral milik PT Freeport di Grasberg kian menipis sehingga penambangan dengan metode tambang terbuka (open pit) tidak dapat dilanjutkan lagi dan akan segera beralih dengan metode tambang bawah tanah (underground mining). Saat ini tambang terbuka di Grasberg tersebut memang sedang dimaksimalkan untuk ditambang sebelum akhirnya dipensiunkan. Transisi dari metode tambang terbuka menjadi metode tambang bawah tanah sudah diproyeksikan oleh Freeport akan menyebabkan turunnya produksi.

Baca juga: Kejutan di Akhir 2019, Freeport Beralih ke Tambang Bawah Tanah

Tercatat pada kuartal III, Freeport mencatatkan turunnya penjualan emas dan tembaga. Penjualan emas turun sekitar 68,62% atau sebesar 659 ribu ounces padahal pada periode yang sama tahun lalu penjualan emas Freeport mencapai 2,1 juta ounces. Begitu pula dengan penjualan tembaga yang anjlok hingga 77,9% atau sebesar 464 ribu pounds dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 2,1 juta pounds.

Pihak Freeport memproyeksikan penambangan di Grasberg dengan metode tambang terbuka ini masih akan dilakukan hingga November 2019 ini. Meskipun cadangan yang masih dapat diambil tersisa sangat minim, penambangan ini akan tetap dilakukan dengan memperhitungkan kondisi geoteknik pada wilayah tersebut. Untuk itu, penurunan produksi masih diproyeksikan akan terjadi hingga pembangunan tambang bawah tanah rampung.

Tambang bawah tanah Grasberg saat ini masih dalam tahap development. penambangan tersebut telah memasuki tahap undercutting, konstruksi drawbell, dan ekstraksi bijih. Jika telah selesai, terowongan tambang bawah tanah milik Freeport panjangnya akan mencapai 1000 km. Tambang bawah tanah milik PT Freeport Indonesia ini akan menjadi tambang bawah tanah terbesar di dunia. Jika tambang bawah tanah ini telah rampung, Freeport berharap kinerja perusahaan akan kembali optimal.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berikan Komentar

Kunjungi web Advertising kami !