Detail Berita


3 Blok Panas Bumi Indonesia Siap di Lelang


"Energi Geothermal"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 25-10-2019

duniatambang.co.id - Panas bumi memang menjadi salah satu energi baru terbarukan yang sedang dikembangkan di Indonesia. Namun proses pengembangan tersebut berjalan cenderung lamban karena berbagai permasalahan.

Tak dapat dipungkiri potensi panas bumi di Indonesia cukup menjanjikan. Yang terbaru, Kementerian ESDM mengumumkan pelelangan wilayah kerja panas bumi (WKP). Ada tiga WKP yang akan dilelang di antaranya WKP Wilis, Gunung Galunggung, dan Lainea. Ketiga WKP ini totalnya sebesar 246 MW.

WKP Gunung Wilis lokasinya berada di Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Dengan cadangan berkisar 50 MW. Rencana kapasitas pengembangan 2x10 MW (RUPTL 2019-2028), dengan pola pengusahaan total project. WKP Gunung Galunggung lokasinya berada di Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, dan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Cadangan mungkinnya sebesar 130 MW.

Rencana Kapasitas Pengembangan 55 MW (RUPTL 2019-2028), dengan pola pengusahaan total project. Terakhir, WKP Lainea lokasinya berada di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Dengan cadangan berkisar 66 MW. Rencana Kapasitas Pengembangan 2x10 MW (RUPTL 2019-2028), dengan pola pengusahaan total project.

Pengumuman lelang ini dilakukan sejak 21 Oktober hingga 11 November 2019. Untuk pengambilan formulir dan pendaftaran tahap satu akan dilakukan pada 22 Oktober sampai dengan 12 November. Penetapan perserta lelang pada tanggal 12 November 2019. Penjelasan lelang pada 13-14 November 2019. Penyampaian dokumen penawaran tahap 1 pada tanggal 15 November-2 Desember 2019.

Pembukaan dokumen penawaran tahap 1 tanggal 2 Desember 2019. Evaluasi, klarifikasi, dan konfirmasi 3-4 Desember 2019. Penetapan hasil evaluasi tahap 1 tanggal 4 Desember 2019. Pengumuman peserta lelang yang lolos tahap 1 tanggal 5 Desember 2019. Proses lelang ini diproyeksikan akan selesai pada Maret 2020. Jadwal diatas masih bersifat tentatif, dikarenakan kegiatan ini akan dilaksanakan jika peserta telah mencukupi, apabila tidak ada peserta atau minim peserta maka jadwal kemungkinan akan molor.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Ocky PR.

Berita serupa
Berikan Komentar

Kunjungi web Advertising kami !