Detail Berita


Laba Vale Indonesia (INCO) Menukik Tajam Nyaris 100 Persen


"Laba Vale Indonesia Naik Drastis"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 25-10-2019

duniatambang.co.id - PT Vale Indonesia (INCO) akhir-akhir ini namanya santer terdengar apalagi saat 20% sahamnya resmi diakuisisi oleh MIND ID. Meskipun sejauh ini masih belum diketahui besaran valuasi 20% saham tersebut, MIND ID akan melakukan pembayaran pada 2020 mendatang. Kini, Vale kembali menjadi sorotan ketika Laba emiten berkode INCO ini menukik tajam nyaris 100%.

Vale merupakan perusahaan nikel terbesar di Indonesia hingga akhir kuartal III 2019 menunjukkan performa yang mengecewakan. Secara tahunan (year-on-year/YoY), Laba bersih perusahaan menukik tajam hampir dua kali lipat, yakni 99,71%. Hingga akhir September 2019, total laba yang dibukukan INCO sebesar Rp 2,27 miliar. Padahal pada periode yang sama tahun sebelumnya, laba bersih perusahaan mencapai Rp 784,59 miliar.

Baca juga: MIND ID Sah Kuasai Saham Vale, Asing Rebutan Beli Saham

Terdapat beberapa hal yang menjadi latar belakang mengapa laba INCO menukik tajam nyaris 100% salah satunya penurunan pos pendapatan yang berbanding lurus dengan penurunan penjualan per akhir September. Hal ini disebabkan anjloknya harga komoditas nikel, seperti yang diketahui sepanjang semester I-2019 rerata harga spot nikel di bursa LME turun 11,06% YoY. Harga komoditas nikel sendiri ditentukan berdasarkan harga tunai nikel di LME dan harga realisasi rata-rata nikel di induk usaha, Vale Canada Ltd (VCL).

Saat pendapatan INCO turun, INCO masih harus tenggelam lebih dalam dikarenakan beban pokok pendapatan justru meningkat. Beban pokok pendapatan tersebut disumbang oleh berbagai komponen seperti bahan bakar minyak & pelumas, depresiasi, bahan pembantu dan jasa kontraktor. Sebelumnya rasio beban pendapatan INCO sebesar 83,36%, kini Hingga akhir kuartal III-2019, rasio beban pendapatan INCO menjadi 95,85% atau  sebesar US$ 485,44 juta. Hal tersebut semakin menekan laba bersih yang diperoleh oleh pihak Vale. Harga nikel yang diprediksi akan meningkat menjadi salah satu kesempatan Vale untuk meningkatkan pendapatan perusahaan ke depan.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !