Detail Berita


DMO Masih Minim, Pasokan Batubara untuk Listrik Masih Aman


" Pasokan Batubara untuk Listrik Masih Aman"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 23-10-2019

duniatambang.co.id - Batubara saat ini masih menjadi sumber energi yang dominan untuk pembangkit listrik. Indonesia merupakan salah satu produsen batubara. Selain untuk keperluan impor, batubara dialokasikan untuk keperluan domestik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan energi dan industri dalam negeri.

Pemerintah telah membuat kebijakan untuk adanya Domestic Market Obligation (DMO). Sebagai informasi, DMO adalah kewajiban bagi produsen batubara untuk memenuhi kebutuhan batubara dalam negeri. Ketentuan DMO tersebut diperuntukkan untuk kelistrikan sekitar 80% – 85%. Sisanya digunakan untuk industri, tekstil, semen, kertas, briket, metalurgi, dan lain lain.

Baca juga: Akhir Tahun, Pemerintah Naikkan Produksi Batubara Menjadi 530 Juta Ton

Realisasi wajib pasok batubara atau Domestic Market Obligation (DMO) pada 2019 ditargetkan dapat mencapai 128,04 juta ton. Namun, hingga Oktober 2019 ini, realisasi DMO masih sangat minim dan cukup jauh dari target yaitu masih berkisar 58,26% atau sebesar 74,59 juta ton.

Meskipun realisasi DMO nasih minim, PLN masih bisa bernafas lega lantaran serapan batubara untuk pasokan listrik masih mencukupi. Pada 2019 ini, PLN menargetkan kebutuhan batubara untuk PLTU pada tahun 2019 sebesar 96 juta ton. Sejauh ini PLN sudah menyerap batubara sebesar 72 juta ton atau sebesar 75%.

Realisasi DMO masih memang masih minim, namun hal itu tidak banyak berpengaruh secara signifikan lantaran kebutuhan dan serapan batubara untuk kebutuhan industri domestik memang stagnan karena lemahnya pasar seperti industri semen dan lain lain. Sehingga penyerapan batubara domestik memang masih mengandalkan sektor energi listrik. Selain itu, PLN memproyeksikan bahwa hingga tutup tahun 2019 kebutuhan batubara untuk PLTU masih dapat terpenuhi.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Hazred Umar Fathan

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !