Detail Berita


PLN Menggandeng Stakeholders untuk SPLU


"Mobil Listrik"
Sumber gambar: otomotif.kompas.com


Tanggal terbit: 22-10-2019

duniatambang.co.id – Plt. Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mendorong beberapa penandatanganan MoU dengan beberapa stakeholder untuk mendorong pengembangan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) listrik di Indonesia. Hal ini merupakan bentuk realisasi dari terbitnya Perpres 55 tahun 2019 mengenai infrastruktur yang diperlukan untuk menunjang EV atau electrical vehicle di Indonesia.

Penandatangan MoU ini akan melibatkan 20 pihak yang akan membantu pengembangan infrastruktur dan ekosistem yang akan menunjang EV. Mulai dari BUMN seperti PT Pertamina, PT Pos Indonesia, PT Jasa Marga sampai layanan transportasi umum seperti Gojek, Blue Bird, Transjakarta.

Baca juga: Perpres Mobil Listrik Diteken, Industri Nikel Kena Imbas Positif

Selain itu, PLN juga melakukan kerja sama dengan  beberapa perusahaan otomotif seperti Nissan, BMW, Prestige Motor Cars, DFSK, Mitsubishi, dan Gesits. Dikutip dari cnbcindonesia.com, pada 2018 lalu PLN telah melakukan kerja sama dengan BMW yang meliputi penggunaan teknologi fast charging yang dimiliki BMW yang dapat diaplikasikan pada SPLU di Indonesia.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi cikal bakal pengembangan infrastruktur untuk EV di Indonesia. Melalui kerja sama ini diharapkan Indonesia dapat selangkah lebih maju untuk membangun kendaraan listrik ramah lingkungan.

 

Penulis : Faris Primayudha

Editor   : Mayang Sari

Berikan Komentar

Kunjungi web Advertising kami !