Detail Berita


Karena Silau Emas, Asing Borong Saham UNTR?


"Emas"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 16-10-2019

duniatambang.co.id - Kinerja UNTR pada 2019 memang sempat terguncang dikarenakan penjualan alat berat UNTR turun drastis dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini merupakan salah satu multiplier effect dari harga komoditas yang fluktuatif dan pasar komoditas yang cenderung lesu.

Dalam tahun berjalan (year to date) saham UNTR terkoreksi 24,68% selain itu saham UNTR banyak dijual asing (net sell), Total net sell saham UNTR pada 2019 mencapai Rp 1,6 triliun. Sentimen negatif ini muncul akibat lesunya pasar alat berat yang diprediksi akan lama mengikuti tren harga komoditas. Sebagai informasi, harga komoditas masih fluktuatif dan pasar global masih ketar-ketir terhadap berbagai sentimen negatif yang menghantui.

Baca juga: AS-China Rujuk, Emas Menukik

Namun, Pada perdagangan Senin (14/10) saham UNTR paling banyak diborong investor asing (net buy). Harga saham anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini meroket karena didorong akumulasi beli bersih asing tersebut. Dari catatan CNBC, nilai akumulasi beli bersih (net buy) asing pada saham berkode UNTR hari ini mencapai Rp 108,02 miliar. Net buy asing tersebut membuat harga saham UNTR naik 1,35% ke level Rp 20.600/saham.

Penjualan alat berat yang lesuh, kinerja UNTR ditopang oleh anak perusahaannya, yang terbaru UNTR merambah ke sektor tambang emas melalui PT Agincourt Resources yang mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Bisnis tambang emas ini merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan bagi UNTR bagaimana tidak sumber daya emas yang dimiliki UNTR mencapai 229,63 ton.

Performa positif yang ditunjukkan oleh PT Agincourt Resources yang mengoperasikan tambang emas Martabe membuat UNTR semakin optimis, per Agustus 2019 produksi tambang emas tersebut sudah mencapai 65% dari target yang dipatok. Hal ini menjadi sentimen positif bagi UNTR, silau emas anak perusahaan UNTR mampu menjadi daya Tarik bagi investor asing di tengah lesunya pasar alat berat.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Umar RP.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !