Detail Berita


Akhir Tahun, Pemerintah Naikkan Produksi Batubara Menjadi 530 Juta Ton



Tanggal terbit: 14-10-2019

duniatambang.co.id - Sebelumnya dalam rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2019 tertuang bahwa target produksi batubara 2019 sebesar 490 juta ton. Kini, kurang dari 3 bulan lagi menjelang penutupan akhir 2019 target produksi batubara direvisi menjadi 530 juta ton.

Dari catatan CNBC Indonesia, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM Bambang Gatot belum dapat merinci perusahaan mana saja yang kuota produksinya ditambah. Sebagai informasi, sebelumnya terdapat 34 perusahaan batubara yang mengajukan pertambahan kuota produksi. Pengajuan penambahan kuota produksi memang dibolehkan asal telah memenuhi kewajiban pasokan dalam negeri atau Domestik Market Obligation (DMO) sebesar 25 persen dari total produksi.

Baca juga: PR Berat Menteri Baru di Sektor Minerba

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM sendiri mengatakan target produksi boleh saja direvisi. Namun, ke depannya belum dapat dipastikan bisa jadi produksi batubara di bawah target bisa pula melampaui target produksi yang dipatok.

Pemerintah harus mempertimbangkan sentimen negatif yang masih terus melanda komoditas batubara, tren turun yang terus menekan batubara hingga ancaman harga fluktuatif yang masih terus menghantui. Bahkan Harga Batubara Acuan (HBA) Indonesia bulan Oktober pun mengalami penurunan ke level US$ 64,8 per metrik ton, terendah sejak tiga tahun terakhir. Kondisi ini dinilai cenderung kurang menguntungkan bagi industri batubara.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !