Detail Berita


Operasi Smelter Timbal Pertama di Indonesia Milik ZINC Ditunda



duniatambang.co.id - PT Kapuas Prima Coal (ZINC) melakukan pembangunan pabrik pemurnian dan pengolahan (smelter) untuk komoditas timbal yang digodok serius sejak tahun lalu nampaknya kembali mundur dari estimasi. PT Kapuas Prima Coal Tbk sebagai holding yang membawahi Smelter Timbal (Pb) dengan izin usaha pertambangan operasi produksi khusus pengolahan dan pemurnian.

Smelter timbal ini merupakan smelter timbal pertama di Indonesia yang direncanakan bisa memproses sekitar 36.000-40.000 ton konsentrat per tahun yang menghasilkan sekitar 20.000 ton timbal bullion per tahun yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik. Nilai investasi dari smelter timbal ini mencapai sekitar US$ 12 juta.

Baca juga: Proyek Smelter Kian Marak, Ternyata Komponen Lokal Masih Rendah

Sebenarnya peresmian smelter timbal milik ZINC ini dijadwalkan akan dilakukan pada bulan September 2019 yang lalu, namun rencana tersebut harus ditunda. Proses pembangunan smelter Pb ini sekarang telah mencapai 99%. Perseroan masih menunggu penyelesaian gudang tempat penampungan sementara oleh karena itu belum bisa untuk dioperasikan pada September 2019 sesuai dengan target awal.

Perusahaan terus berupaya menggenjot pembangunan dan proses finalisasi smelter timbal ini agar cepat beroperasi. Estimasi pengoperasian smelter Pb ini dijadwalkan menjadi bulan November 2019 atau untuk kemungkinan terburuk menjadi Januari 2020.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha