Detail Berita


Harga Batubara Acuan Oktober Menukik Ke Level USD 64,8



Tanggal terbit: 08-10-2019

duniatambang.co.id - Masa suram bagi komoditas batubara nampaknya masih berlanjut. Penyebab suramnya pasar batubara lagi-lagi masih disebabkan oleh tensi perang dagang AS-China yang masih terus bergulir. Melemahnya aktivitas ekspor-impor pun disinyalir masih akan berlangsung di kuartal IV 2019 ini. Baru-baru ini Harga Batubara Acuan (HBA) Indonesia di bulan Oktober terkoreksi.

Penentuan HBA sendiri ditentukan berdasarkan empat variabel yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Global Coal Newcastle Index (GCNC), dan Platss 5900 GAR dengan bobot masing-masing 25%. HBA diperoleh dari rata-rata keempat indeks tersebut pada bulan sebelumnya, dengan kualitas yang disetarakan pada kalori 6.322 kcal/kg GAR.

Baca juga: KEPMEN ESDM RI Nomor 186K/30/MEM/2019 Tentang HMA dan HBA untuk Bulan Oktober 2019

Indonesia sebagai salah satu pemain ulung di industri batubara harus menelan pil pahit pula. Sempat pesimis Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor minerba tak dapat lampaui target yang dipatok pada tahun ini yang waktunya hanya tersisa 3 bulan saja. Kini, Harga Batubara Acuan (HBA) Indonesia pada bulan Oktober menukik ke level US$ 64,8 per metrik ton terendah sejak tiga tahun terakhir. Realisasi HBA Oktober 2019 lebih rendah sekitar 1,5% dibandingkan bulan September sebesar USD 65,79 per metrik ton‎.

Fakta ini membuat industri batubara dalam negeri terus tertekan dan harus terus melakukan efisiensi agar tetap bertahan. Produsen batubara khususnya yang berskala kecil berpikir ulang jika harus menggenjot produksi mengingat harga komoditas ini diramalkan akan terus berfluktuatif dalam waktu yang cukup lama dan cenderung menunjukkan tren turun.

Bencana banjir yang menimpa salah satu tambang batubara di India pun belum dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap harga batubara pada bulan Oktober ini. Menurut Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, bencana banjir di India tersebut diprediksi akan mempengaruhi harga batubara pada bulan November mendatang dan berharap India akan menambah kuota impor batubara salah satunya dari Indonesia.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berikan Komentar

Kunjungi web Advertising kami !