Detail Berita


Tambang Batubara di India Terkena Banjir, Indonesia Siap Pasok



Tanggal terbit: 07-10-2019

duniatambang.co.id - Cuaca yang tidak menentu dan hujan lebat telah banyak menghambat produksi di beberapa tambang India. Musim hujan kali ini datang lebih lama daripada perkiraan sebelumnya dan Intensitas hujan di India tercatat berada 10% di atas rata-rata, tertinggi dalam 25 tahun terakhir. Baru-baru ini salah satu tambang batubara milik Coal India Ltd diterjang banjir akibat jebolnya tanggul sungai akibat hujan deras melanda India akhir-akhir ini.

Baca juga: Batubara Menguat 1,58%, Hati-hati Turun Lagi

Banjir ini diperkirakan akan menghentikan aktivitas produksi selama kurang lebih satu bulan, bahkan akibat banjir yang melanda areal tambang mengakibatkan alat-alat berat yang mendukung proses penambangan juga tenggelam dan kemungkinan beberapa peralatan rusak.

Coal India Ltd menaksir kerugian yang sangat besar akibat banjir apalagi produksi terancam akan mogok. Peristiwa banjir ini bisa menyebabkan beberapa pembangkit listrik di India bagian timur dan sibuk mencari bahan bakar. Banjir terjadi di tambang Dipka yang menghasilkan lebih dari 30 juta ton batubara termal per tahun. Sejauh ini, tambang tersebut merupakan pemasok batubara ke beberapa utilitas pembangkit listrik termasuk pabrik Sipat NTPC Ltd di negara bagian Chhattisgarh dan utilitas yang dikelola pemerintah di negara bagian Maharashtra sebelah barat.

India sebenarnya sedang mengurangi impor batubara karena optimis produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan energi India. Akibat pengurangan kuota impor tersebut, Impor batubara India dari Indonesia dilaporkan merosot dari 10.1 juta ton pada April 2019 menjadi hanya 5.1 juta ton pada Juli 2019.

Namun, akibat bencana banjir yang menerjang salah satu tambang batubara terbesar di India baru-baru ini nampaknya India akan menaikkan lagi kuota impor batubaranya, mengingat Coal India Ltd merupakan tambang terbesar untuk pemasok batubara, ketika salah satu tambang milik Coal India Ltd mogok produksi maka pasokan batubara india akan sedikit terguncang.

Akibat banjir ini India harus memutar otak dan menentukan langkah salah satunya dengan penambahan kuota impor batubara demi kebutuhan energi dalam negeri. India melakukan impor batubara termal untuk keperluan pembangkit listrik dari Indonesia, Afrika Selatan, dan AS.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !