Detail Berita


Bank Dunia Beri Suntikan Dana $150 juta Untuk Panas Bumi Indonesia



Tanggal terbit: 03-10-2019

duniatambang.co.id - Panas bumi merupakan salah satu energi baru terbarukan yang memiliki potensi cukup menjanjikan di Indonesia. Indonesia ternyata memiliki 29.000 MW potensi panas bumi atau sebesar 29 GW. Sumber energi panas bumi terbukti lebih ramah lingkungan karena emisi yang dihasilkan hanya 1/15 dari emisi pembangkit listrik tenaga uap yang bahan bakarnya batubara, atau 1/10 emisi dari pembangkit listrik genset-genset yang bahan bakarnya dari solar.

Baca juga: Mampukah Indonesia Capai Target 23% Bauran EBT pada 2025?

Tantangan yang dihadapi oleh Indonesia sebenarnya terletak pada tingkat risiko biaya investasi awal yang besar terutama pada keperluan eksplorasi. Pendanaan pengeboran eksplorasi merupakan salah satu hambatan utama untuk memperluas pengembangan energi panas bumi di Indonesia.

Baru-baru ini untuk meningkatkan investasi tenaga panas bumi dengan mengurangi risiko eksplorasi tahap awal, Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pinjaman sebesar USD150 juta bagi Indonesia. Selain itu Indonesia juga mendapat suntikan dana hibah sebesar USD 127.5 juta dari Green Climate Fund dan Clean Technology Fund. Kedua instansi tersebut adalah instansi penggiat energi ramah lingkungan. Suntikan dana hibah ini diharapkan dapat membantu Indonesia untuk mengembangkan energi ramah lingkungan yaitu energi panas bumi untuk mengurangi efek rumah kaca.

Pemerintah sendiri telah menyiapkan beberapa kebijakan untuk membantu terlaksananya pengembangan energi panas bumi di Indonesia antara lain, penugasan BUMN, penugasan survei pendahuluan & eksplorasi, insentif fiskal & non fiskal, penyederhanaan perizinan, pengeboran eksplorasi oleh pemerintah dan geothermal fund, dan pelelangan WKP Indonesia Timur. Namun nampaknya masih belum mampu memberikan kemajuan yang signifikan pada proyek pengembangan panas bumi.

Melalui proyek Geothermal Resource Risk Mitigation (GREM), pinjaman ini akan membantu dalam hal pendanaan eksplorasi dan memberi instrumen untuk membagi risiko, termasuk menutup sebagian biaya jika eksplorasi gagal.  Indonesia menyambut baik suntikan dana dari Bank Dunia dan berharap proses pengembangan energi panas bumi di Indonesia lebih optimal.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !