Detail Berita


Diduga Menggerus Situs Budaya Rejang, Aktivitas Tambang di Hentikan



Tanggal terbit: 26-09-2019

duniatambang.co.id - Situs budaya rejang yang dikenal dengan nama Pungguk Pujung Bateu merupakan situs yang bersejarah dan dikeramatkan oleh masyarakat Rejang. Pungguk Pujung Bateu merupakan dataran di mana terdapat tumpukan batu yang menjulang. Luas areal yang termasuk situs budaya ini sekitar 500 meter persegi. Namun, baru-baru ini situs budaya tersebut tergerus oleh aktivitas penambangan oleh PT Pakita Mandiri Pratama.

PT Pakita Mandiri Pratama merupakan perusahaan yang bergerak dibidang usaha pertambangan galian C yaitu kegiatan penambangan Batu di pinggiran aliran sungai Musi Kejalo tepatnya di Desa Seguring Kecamatan Curup Utara, Rejang Lebong, Bengkulu. PMP sudah mengantongi ijin usaha dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

Atas dasar laporan dari masyarakat yang resah dikarenakan aktivitas tambang PT Pakita Mandiri Pratama mulai menggerus areal situs budaya Rejang, Bupati Rejang pun akhirnya melakukan pemeriksaan ke lokasi situs budaya rejang. Dari hasil pemeriksaan tersebut didapatkan sebuah fakta bahwa benar aktivitas tambang PT Pakita Mandiri Pratama menggerus situs budaya Rejang.

Pihak PT Pakita Mandiri Pratama beralasan bahwa mereka tidak mengetahui bahwa areal tersebut merupakan situs budaya. Atas kejadian ini, Bupati Rejang Lebong akhirnya menghentikan sementara kegiatan penambangan batu milik PT Pakita Mandiri Pratama dan meminta untuk segera melakukan perbaikan terhadap situs budaya yang rusak.

Penutupan sementara untuk aktivitas tambang PT Pakita Mandiri Pratama dilakukan pula mengingat bahwa perusahaan tersebut telah menunggak pembayaran pajak kepada pemerintah kabupaten sejak 2018. Pajak tersebut merupakan kewajiban bagi perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). Penutupan sementara tambang milik PT Pakita Mandiri Pratama dilakukan hingga perusahaan mampu menyelesaikan semua permasalahan yang ada yaitu memperbaiki situs budaya yang rusak dan menyelesaikan penunggakan pajak.

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Faris Primayudha

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !