Detail Berita


Alasan Negara Baterai Investasi di Hulu Tambang



Tanggal terbit: 25-09-2019

duniatambang.co.id – Mobil listrik menjadi target market perkembangan industri global ke depan. Tak mau kalah, Indonesia mengambil langkah penting dengan menetapkan regulasi untuk pengembangan mobil listrik yang disebut-sebut mobil ramah lingkungan.

Baca juga: Perpres Mobil Listrik Diteken, Industri Nikel Kena Imbas Positif

Seperti diketahui, lithium merupakan salah satu komponen di dalam baterai yang digunakan pada mobil listrik. Lithium sebagai produk hilirisasi membuat investor berlomba-lomba untuk berinvestasi pada pembangunan hilirisasi mineral termasuk di Indonesia.

Negara-negara baterai yang lebih dahulu memproduksi lithium masih mempunyai daya tarik yang tinggi untuk berinvestasi pada bidang hulu tambang. Sebenarnya apa alasan negara-negara baterai ini masih menjadikan hulu tambang terutama mineral sebagai ladang investasi.

Perkembangan mobil listrik mendorong permintaan lithium membludak. Pemain hilir yang juga berpartisipasi dalam pembuatan bahan kimia dan baterai cenderung untuk berinvestasi pada pemrosesan mineral hulu.

Baca juga: Pembangunan IMIP: Selamat Datang Era Lithium!!

Perusahaan menempatkan posisi berintegrasi secara vertikal dalam rantai penambangan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi dampak pada posisi hilir seperti mengurangi kemungkinan kekurangan pasokan bahan baku. Selain itu, perusahaan berusaha untuk mengambil keuntungan dan peningkatan margin atau nilai  mineral di sektor yang berdekatan dengan rantai nilai yaitu pada bidang hulu mineral.

Tidak hanya itu, integrasi vertikal juga memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan saluran ke pasar untuk penambangan hulu melalui integrasi hilir. Serta, menghasilkan permintaan baru dalam satu komoditas untuk menambah laba.

Perusahan-perusahaan besar seperti Ningbo Shanshan, Toyota Tsusho dan Great Wall Motors telah mengambil langkah untuk menjadi bagian dalam aset mineral hulu selama 2 tahun terakhir.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor    : Umar RP.

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !