Detail Berita


Wajah Ibu Kota Baru, Kaltim Si Lumbung Tambang



Tanggal terbit: 24-09-2019

duniatambang.co.id - Rencana pemindahan ibu kota yang santer terdengar, saat ini sudah memasuki tahap perencanaan. Pemindahan ibu kota merupakan rencana serius pemerintah yang didasari dengan berbagai pertimbangan. Pemerintah juga mengklaim bahwa sudah melakukan berbagai kajian terkait pemindahan ibu kota, hasilnya adalah bahwa pemerintah sepakat ibu kota dipindahkan.

Baca juga: Ibukota Baru Diketuk Palu, Bertetangga dengan Lokasi Tambang

Kalimantan Timur (Kaltim) dipilih sebagai lokasi baru untuk ibu kota, alasan posisi geografis, jumlah penduduk, potensi bencana alam, hingga ketersediaan lahan yang akhirnya membuat Kalimantan Timur resmi dipinang pemerintah. Kaltim bukan hanya terkenal karena akan dijadikan ibu kota, pesona Kaltim sudah lama terpancar sebagai daerah lumbung tambang, banyak perusahaan tambang raksasa berdiri kokoh di Kaltim, siapa yang masuk daftar jajaran tambang raksasa di Kaltim?

1. PT Kaltim Prima Coal (KPC)

KPC merupakan perusahaan pertambangan dengan metode open-pit yang berlokasi di Sangatta. KPC memiliki cakupan pelanggan yang cukup luas baik itu domestik maupun mancanegara. Kantor pusat KPC berada di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimatan Timur dan kantor perwakilan di Jakarta, Samarinda, dan Balikpapan, KPC mengelola area konsesi pertambangan dengan luas mencapai 90.938 hektar. Produksi batubara per tahun mencapai 50 juta ton. Dengan didukung oleh lebih dari 5.200 orang karyawan dan 21.500 personel dari kontraktor dan perusahaan terkait.

2. PT Kideco Jaya Agung

PT Kideco Jaya Agung merupakan anak usaha PT Indika Energy Tbk yang didirikan pada 1982 sebagai perusahaan tambang batubara. PT. Kideco Jaya Agung berlokasi di Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur. Produksi batubara PT. Kideco Jaya Agung sebesar 40 juta ton per tahun. Penambahan produksi diperoleh melalui ekspansi infrastruktur dan peningkatan sistem penambangan berkelanjutan. Kideco memasok batubara kepada lebih dari 60 pelanggan di 16 negara termasuk Cina, Jepang, dan Hongkong.

3. PT Berau Coal

PT Berau Coal memulai usaha penambangan pada April 1983. Penambangan batubara dilakukan di Situs Lati, Binungan, dan Sambarata di Kalimantan Timur. Luas area konsesi Berau Coal mencapai 118.400 hektar, berlaku sampai tahun 2025 dan memiliki opsi perpanjangan 2x10 tahun. Dengan produksi batubara per tahun berkisar 30 juta ton.

4. PT Indo Tambangraya Megah Tbk

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) didirikan pada tahun 1987 salah satu perusahan pemasok batubara terkemuka. Lingkup usaha ITMG mencakup operasi penambangan batubara, pengolahan dan logistik yang terintegrasi. ITMG memiliki 4 anak perusahaan yang beroperasi di kaltim PT Indominco Mandiri, PT Kitadin (Embalut), PT Kitadin (Tandung Mayang), dan PT Trubaindo Coal Mining. ITM juga memiliki dan mengoperasikan Terminal Batubara Bontang (BoCT), tiga pelabuhan muat dan Pembangkit Listrik Bontang. Target produksi per tahun berkisar 25 juta ton.

Tak hanya ke-4 perusahaan tambang raksasa di atas, Kaltim memiliki banyak perusahaan tambang dari yang kecil hingga yang besar. Lantas bagaimana wajah ibu kota baru di bumi lumbung tambang (Kaltim) nantinya?

 

Penulis : Lia Ade Putri

Editor   : Mayang Sari

Berita serupa
Berikan Komentar

Kunjungi web Advertising kami !